Nahas! Niat Perbaiki Pompa Air, Pria di Cireunghas Jatuh ke Sumur Sedalam 20 Meter

Evakuasi korban jatuh ke sumur, di Cireunghas Sukabumi. Minggu, (12/07/2026).

SUKABUMISATU.com – Nasib nahas menimpa Arom, seorang warga Kampung Cilangla, RT 06/RW 04, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Pria tersebut dilaporkan terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter saat sedang memperbaiki mesin pompa air pada Minggu (12/7/2026) sore.

​Berdasarkan data yang dihimpun sukabumisatu.com, insiden kecelakaan kerja ini terjadi di kediaman seorang warga bernama Ibu Seri pada pukul 16.30 WIB.

​Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cireunghas, Fadil, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat korban tengah berupaya membetulkan mesin pompa air yang posisinya berada tepat di bibir sumur.

Baca Juga  Dramatis! Perdalam Sumur Akibat Kekeringan, Warga Cibadak Terluka Tertimpa Ember, Tiga Tetangga Ikut Terjebak saat Evakuasi

​”Korban saat itu berdiri di atas selembar papan yang diletakkan melintang di dalam sumur untuk bisa menjangkau mesin tersebut. Diduga karena media pijakan yang licin dan tidak stabil, korban akhirnya terpeleset hingga jatuh ke dasar sumur,” ungkap Fadil.

​Lebih lanjut, Fadil menuturkan bahwa faktor keselamatan menjadi kendala utama dalam insiden ini. Korban diketahui bekerja tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sabuk keselamatan (safety belt). Selain itu, kondisi sumur yang tidak memiliki pagar pengaman di bagian bibirnya turut menjadi faktor risiko tingginya potensi kecelakaan.

Baca Juga  KBIHU Al Madinah Disebut Catut Perizinan Operasional Yayasan Sinar Islam

​Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus berlangsung. Tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi bersama relawan dan warga setempat tengah berpacu dengan waktu untuk mengangkat korban dari dasar sumur.

​”Korban sudah berhasil dievakuasi dari dalam sumur bersama tim Damkar, dan sudah di semayamkan dirumah korban untuk dilakukan pemakaman,” tambah Fadil.

​Untuk melancarkan proses penyelamatan dan menghindari kerumunan warga saat evakuasi petugas juga telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis pembatas di sekitar area sumur. Warga diimbau untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran pentingnya mengutamakan keselamatan dan kelengkapan alat pelindung saat bekerja di area berisiko tinggi. (Mawaldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *