SUKABUMISATU.com – Warga Kampung Tegallega digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Leuwi Aza, Desa Munjul Baru, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Jenazah tanpa identitas tersebut dievakuasi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, pemerintah setempat, dan relawan pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 16.50 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jenazah ini pertama kali diketahui dari sebuah cuplikan video berdurasi 38 detik yang beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa mayat ditemukan di lokasi yang cukup jauh dari permukiman warga.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Irman (40). Saat itu, ia tengah menyusuri aliran sungai di bagian hulu setelah rekannya sempat melihat sesuatu yang samar-samar pada hari sebelumnya.
”Saya menelusuri hulu sungai karena rekan saya juga lihat kemarin posisinya samar-samar. Mayat laki-laki posisinya tengkurap, tangan terlentang. Tidak menggunakan baju dan (hanya) menggunakan celana pendek berwarna hitam,” ungkap Irman dalam kesaksiannya.
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, kondisi tubuh korban sudah membusuk dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap, mengindikasikan bahwa korban diduga telah berada di sungai tersebut dalam waktu yang cukup lama.
Mendapati temuan mengejutkan itu, Irman segera melaporkannya kepada pemerintah desa dan aparat setempat. Merespons laporan warga, personel dari Koramil Nagrak dan Polsek Nagrak, bersama relawan dari Kecamatan Ciambar langsung bergegas menuju lokasi penemuan.
Proses pengangkatan jenazah dari aliran sungai berlangsung dramatis dengan pengamanan ketat aparat serta disaksikan oleh warga sekitar.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani proses visum dan identifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih menjadi misteri.
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan. Petugas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sukabumi dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian atau mendatangi langsung RSUD Sekarwangi guna membantu kelancaran proses identifikasi.
Reporter: Suhendi Soex/Mawaldi












