SUKABUMISATU.com – Sosok Ustadz muda asal Cibadak, Kabupaten Sukabumi, belakangan ramai diperbincangkan publik. Namanya, Asep Purnawan, atau lebih akrab dikenal dengan sebutan Ustadz Sorban, kini mendadak viral berkat gaya dakwahnya yang lugas, tegas, namun tetap humoris.
Lahir dan besar di lingkungan keluarga ulama, Kang Asep merupakan putra keempat dari almarhum KH. Imam Syamsudin, M.Si., tokoh Sukabumi yang pernah menjabat sebagai Ketua DMI Kabupaten Sukabumi periode 2014–2019. Dari keluarganya inilah ia mewarisi semangat dakwah, kepedulian sosial, dan pengabdian untuk umat.
Dari Pesantren Hingga Kampus
Perjalanan keilmuannya dimulai di Yayasan Hidayatusshibyan, kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Syamsul Ulum Sukabumi, yang didirikan oleh Pahlawan Nasional KH. Ahmad Sanusi. Tak berhenti di situ, Kang Asep memperdalam fiqih di Pondok Pesantren As-Sulaiman Jakarta (kini PP Darul Hikam), hingga sempat menimba pengalaman akademis di UIN Jakarta.
“Ilmu itu bukan sekadar untuk diri sendiri, tapi harus jadi jalan manfaat bagi orang lain,” ucapnya dalam satu kesempatan.
Kiprah Dakwah dan Organisasi
Di tengah kesibukannya, Kang Asep tetap aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziah Ranting NU Cibadak, Ketua GP Ansor Kecamatan Cibadak, sekaligus menjadi penggerak Aliansi Anak Muda Cibadak Raya (AMPiBi Raya).
Kiprah sosialnya juga terasa kuat, mulai dari relawan kecamatan, pengelola Paud Al Qur’an Hidayatusshibyan, hingga menjadi pengurus DKM Masjid Jami At-Taqwa dan Masjid Jami Al-Istiqomah. Dari sinilah kedekatannya dengan masyarakat semakin terjalin erat.
Dai Muda, Gaya Dakwah Segar
Banyak yang menilai, pesona Ustadz Sorban lahir dari gaya ceramahnya yang khas. Ia mampu membahas isu-isu umat dan kebangsaan dengan bahasa sederhana, penuh semangat, diselingi canda, tapi tetap sarat makna. Tak heran, anak-anak muda Cibadak hingga jamaah masjid akar rumput merasa dekat dengannya.
“Ustadz Sorban itu beda. Dakwahnya ringan, tapi masuk ke hati. Kita bisa ketawa sekaligus merenung,” ungkap salah satu jamaah yang kerap hadir di pengajiannya.
Merintis Pesantren Salafi
Tak hanya mengisi majelis taklim dan tabligh akbar, kini Kang Asep juga tengah merintis Pondok Pesantren Salafi. Rencananya, pesantren ini bukan sekadar pusat dakwah dan pendidikan agama, tapi juga wadah pemberdayaan masyarakat.
“Harapan saya sederhana, ingin melahirkan generasi muda yang cinta agama, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya.
Teladan dari Cibadak
Keberadaan Kang Asep Purnawan membuktikan bahwa generasi muda ulama di Sukabumi terus bermunculan dengan warna baru. Melalui dakwah yang menyejukkan sekaligus membangkitkan semangat, Ustadz Sorban kini menjadi teladan — bukan hanya bagi jamaahnya, tetapi juga bagi anak-anak muda yang sedang mencari arah hidup di tengah zaman yang penuh tantangan.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra











