Rabu,22 Mei 2024
Pukul: 12:54 WIB

Kajava Chips, Brand Kripik Singkong Asal Sukabumi Sukses Tembus Pasar Internasional

Kajava Chips, Brand Kripik Singkong Asal Sukabumi Sukses Tembus Pasar Internasional

Jumat, 5 April 2024
/ Pukul: 22:48 WIB
Jumat, 5 April 2024
Pukul 22:48 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COMKajava Chips, produk makanan ringan berbahan dasar singkong asal Sukabumi sukses menembus pasar internasional. Produk dari PT Anugerah Central Panganindo (ACP) yang berbasis di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi ini sudah diekspor ke sejumlah negara.

Founder PT ACP, Acep Sunardy, mengatakan Kajava Chips kini sudah diekspor ke Malaysia, dan Korea Selatan. Rencananya, Kajava Chips juga akan dikirim ke Arab Saudi.

“Setelah didirikan pada 2020 untuk pabrik produksi keripik singkong, kemudian alhamdulillah di tahun 2023 kita sudah ekspor rutin ke Malaysia dan Korea,” kata pria yang akrab disapa Ardy itu kepada sukabumisatu.com, belum lama ini.

Kajava Chips dibuat dengan bahan dasar singkong manggu. Jenis singkong tersebut merupakan varietas unggulan yang digunakan untuk makanan ringan berstandar industri besar.

Ardy mengatakan setiap bulannya PT ACP mengirim Kajava Chips ke Malaysia dan Korea Selatan masing-masing empat sampai delapan kontainer setiap bulan nya .

“Dalam waktu dekat kita juga akan launching untuk pengiriman ke Arab Saudi. Ada permintaan 4 kontainer per bulan dari Arab Saudi,” tutur Ardy.

“Alhamdulillah produk kami bisa diterima tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri,” tambahnya.

PT ACP juga menjadi vendor RAW material untuk fresh cassava dan sudah menjadi mitra dari perusahaan makanan nasional ternama yakni PT Indofood fritolay makmur semarang dan tangerang sejak tahun 2012 menyuplai bahan baku singkong fresh untuk produk QTELA keripik singkong yang di produksi oleh pt indofood fritolay makmur semarang & tangerang

“Kami menyuplai 50 – 70 ton singkong fresh per hari ke Indofood,” tuturnya.

Dari aktivitas usahanya, PT ACP kini mampu mempekerjakan ratusan karyawan. Omset usahanya pun tak main-main, nilainya mencapai miliaran rupiah per bulan.

Lebih lanjut Ardy mengatakan, PT ACP melaksanakan metode bisnis dari hulu hingga ke hilir. Di Desa Nagrak Selatan, PT ACP sudah mendirikan miniatur manufaktur yang tak hanya menjadi tempat pengolahan dan produksi, tapi juga terbuka untuk dijadikan tempat kunjungan industri juga pusat oleh-oleh olahan UMKM yang ada di sukabumi, jawa barat, jawa tengah, sampai jawa timur supply cemilan yg harga grosir jual ecer bisa menjadi banyak peluang buat para reseler yang ada di sini.

“Para siswa yang berkunjung nanti kami jelaskan mulai dari cara tanam singkong manggu, perawatan, pemanenan, pengolahan, produksi hingga pemasaran termasuk packaging,” tuturnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist