Jaga Kedaulatan Perbatasan, Prajurit Yonarmed 13 Kostrad Sukabumi Patroli Bersama Tentara Malaysia

Dokumentasi Yon Armed Naggala 13 Cikembar Sukabumi.

SUKABUMISATU.com, KAPUAS HULU – Prajurit Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1 Kostrad yang bermarkas di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perannya dalam menjaga benteng kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Teranyar, pasukan pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia ini secara resmi memulai Kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Seri 1 Tahun 2026 bersama Tentara Darat Malaysia (TDM). Selasa, (21/07/2026).

​Acara pembukaan patroli bersama tersebut dilaksanakan secara khidmat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

​Pembukaan Patkor Seri 1/2026 dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 121/Alambhana Wanawwai, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., selaku tertua acara. Turut hadir perwakilan pimpinan pasukan Malaysia, Ketua Staf OPLAT 3 Bgd TDM, Lt Kol Marzuki bin Md Yusof.

Baca Juga  Gagalkan Transaksi Maut! Sweeping Mencekam Satgas Yonarmed 13 dan Bea Cukai Bikin Pemilik Senpi Rakitan Tertunduk Lesu di Perbatasan

​Pelaksanaan Patroli Terkoordinasi Siri 1/2026 ini melibatkan personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Sektor Timur dari Yonarmed 13/Nanggala Kostrad mewakili TNI AD, serta prajurit dari Batalion ke-11 Rejimen Askar Melayu Diraja (11 RAMD) mewakili pihak TDM.

​Simbol Diplomasi dan Profesionalisme Militer

​Dalam amanatnya, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki menegaskan bahwa agenda patroli bersama di garis batas kedua negara memiliki arti penting yang lebih dari sekadar tugas rutin pengamanan wilayah.

​”Patroli bersama ini merupakan simbol keterbukaan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan,” tegas Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

Baca Juga  Prajurit Yonarmed 13 Sukabumi Gembleng Wawasan Kebangsaan Murid SD di Perbatasan RI-Malaysia

​Ia menambahkan, selain fokus pada tugas operasional pengecekan dan pengamanan patok perbatasan darat RI-Malaysia, kegiatan ini menjadi sarana diplomasi militer yang sangat efektif.

​”Patkor ini menjadi wadah yang efektif dalam mempererat tali silaturahmi, memperkuat diplomasi militer, serta mengasah profesionalisme prajurit kedua negara di sepanjang garis batas,” lanjutnya.

​Siap Menyusuri Garis Perbatasan

​Seluruh rangkaian acara pembukaan Patroli Terkoordinasi TNI-TDM Siri 1 Tahun 2026 di PLBN Badau berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

​Dengan dibukanya kegiatan ini, prajurit Yonarmed 13/Nanggala Kostrad bersama prajurit 11 RAMD Malaysia resmi memulai penugasan patroli terkoordinasi menyusuri dan memastikan keamanan di sepanjang garis batas negara Kalimantan Barat – Sarawak. (suhendi soex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *