SUKABUMISATU.com – Warga Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat di dalam sebuah bangunan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Senin malam (16/03/2026).
Mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam posisi mengenaskan, yakni kepala terendam di dalam bak mandi dengan kaki menjuntai ke atas.
Kronologi Penemuan
Ketua RW 04, Solah, menuturkan bahwa penemuan ini bermula dari laporan warga sesaat setelah melaksanakan salat Tarawih. Warga sekitar sempat mendengar suara gaduh seperti orang yang tengah mengamuk di dalam bangunan tersebut.
”Ada laporan dari Ketua RT, katanya ada suara orang ngamuk, mukul-mukul seng. Saya langsung ke lokasi. Pas sampai, ternyata pintu sudah pada rusak. Saya dorong sedikit langsung jebol,” ujar Solah kepada awak media di lokasi kejadian.
Saat memeriksa ke bagian kamar mandi bersama pengelola BUMDes, Solah terkejut mendapati sesosok mayat di dalam bak. “Posisi kepalanya di bawah, kaki di atas. Jadi wajahnya belum kelihatan, belum tahu orang mana. Mudah-mudahan bukan warga wilayah saya,” tambahnya.
Kesaksian Pengelola BUMDes
Bangunan tersebut diketahui merupakan aset desa yang baru dimanfaatkan sekitar enam bulan terakhir untuk unit usaha budidaya ikan lele. Namun, saat ini memang belum ada aktivitas produksi yang berjalan.
Anggota BUMDes, Ifan Muhrijat, menjelaskan bahwa awalnya ia mendapat informasi bahwa pintu kolam budidaya dalam keadaan terbuka. Merasa curiga, ia kemudian mengajak Ketua RW untuk melakukan pengecekan.
”Awalnya saya kira pintu depan terbuka, tapi pas dicek ternyata masih terkunci. Kami coba cek lewat samping, ternyata benar pintu samping sudah terbuka,” kata Ifan.
Karena merasa ada yang tidak beres dan khawatir ada orang asing yang membahayakan di dalam, Ifan dan rombongan masuk dengan waspada. “Kami cek ke atas, ternyata korban sudah ada di dalam bak mandi. Kami langsung lapor Pak RW dan diteruskan ke pihak kepolisian,” jelasnya.
Penjelasan Kepala Desa
Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Dayat, membenarkan adanya temuan mayat di lokasi usaha milik desa tersebut. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya warga desa yang hilang.
”Sampai saat ini belum ada laporan warga kehilangan anggota keluarga. Untuk identitasnya kita tunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian, karena posisi wajah mayat belum bisa dilihat jelas tadi,” singkat Ujang Dayat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dari Polsek Cibadak dan Tim Inafis Polres Sukabumi sudah berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah guna keperluan otopsi.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra












