Senin,9 Maret 2026
Pukul: 19:42 WIB

Harga Ayam di Pasar Cibadak Meroket Tembus Rp48 Ribu, Pedagang dan Emak-emak Menjerit!

Harga Ayam di Pasar Cibadak Meroket Tembus Rp48 Ribu, Pedagang dan Emak-emak Menjerit!

Rabu, 11 Februari 2026
/ Pukul: 12:37 WIB
Rabu, 11 Februari 2026
Pukul 12:37 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga daging ayam potong di Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terpantau terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga yang terjadi hampir setiap hari ini membuat para pedagang terancam gulung tikar dan konsumen mulai membatasi belanjaan.

​Berdasarkan pantauan sukabumisatu.com di lapangan pada hari Rabu, (11/02/26) harga ayam bersih saat ini menyentuh angka Rp48.500 per kilogram. Padahal, dalam kondisi normal, harga ayam biasanya berkisar di angka Rp40.000 hingga Rp44.000 per kilogram.

​Salah seorang pedagang ayam di Pasar Cibadak, Herman, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh langkanya pasokan dari tingkat peternak. Ia mengaku kesulitan mendapatkan stok meski sudah mencari hingga ke luar daerah.

Baca Juga  Jelang Ramadhan 1447 H, Pedagang Daging di Pasar Cibadak Sepi Pembeli

​”Pasokannya kurang. Biasanya banyak yang nawarin stok, sekarang nggak ada. Saya sampai cari ke Banten dan Cianjur buat dapet ayam kecil,” ujar Herman kepada sukabumisatu.com.

​Dampak dari kelangkaan dan mahalnya harga ini, Herman terpaksa memangkas jumlah barang dagangannya. Jika biasanya ia mampu menyetok hingga 2 kuintal, kini ia hanya sanggup menyediakan 1 kuintal per minggu. Ia pun mengaku pusing karena modal yang dikeluarkan tidak sebanding dengan daya beli masyarakat.

​”Kalau naik terus ya pusing, benar bisa terancam gulung tikar kalau begini caranya,” keluhnya.

Baca Juga  Pasca Lebaran, Harga Daging Ayam di Pasar Cibadak Sukabumi Naik

​Kondisi ini pun memicu keluhan dari para ibu rumah tangga. Ibu Mimin, salah satu pembeli yang ditemui di lokasi, mengaku kaget dengan harga ayam yang sudah mencapai Rp44.000 hingga Rp48.000 di tingkat pengecer.

​”Kemahalan, Mas. Kita kan pengennya murah. Biasanya Rp35.000, sekarang sudah Rp44.000 lebih. Kayaknya karena mau Ramadhan jadi naik terus,” kata Mimin.

​Baik pedagang maupun pembeli berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan stok dan harga di pasar. Mereka khawatir, jika dibiarkan tanpa pengawasan, harga akan semakin liar saat memasuki bulan puasa nanti.

Baca Juga  Waduh! Harga Daging Ayam Potong di Sukabumi Tembus Rp 47 Ribu per Kilogram

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist