SUKABUMISATU.com, Cisolok – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan perhatian serius terhadap musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Dedi membeberkan bahwa dirinya telah berkomunikasi secara langsung melalui sambungan telepon dengan pimpinan adat Kasepuhan, Abah Asep, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus kepastian langkah penanganan darurat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam keterangannya, Dedi menegaskan bahwa seluruh bangunan rumah adat warga yang hangus dilahap si jago merah akan segera dibangun kembali oleh Pemprov Jawa Barat.
”Saya sudah telepon Abah Asep barusan, dan saya sudah menyampaikan, rumah yang terbakar itu akan segera kembali dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi menilai keberadaan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya bukan sekadar permukiman biasa, melainkan aset warisan budaya yang sangat berharga bagi Jawa Barat dan Indonesia.
”Karena itu merupakan kekayaan budaya yang kita miliki. Mereka adalah masyarakat adat yang selama ini mandiri, mampu membangun kehidupan yang rukun, dan berswasembada pangan,” jelasnya.
Gubernur mengimbau Abah Asep beserta seluruh warga adat Ciptamulya agar tetap tenang di tengah situasi duka ini. Pihaknya berjanji akan segera menerjunkan tim ke lokasi dalam waktu dekat untuk menyiapkan proses rekonstruksi kawasan kasepuhan.
”Semoga Abah dan seluruh warga tetap tenang. Nanti dalam waktu tidak terlalu lama, kami akan segera turun dan kembali membangun Kasepuhan Ciptamulya. Hatur nuhun, salam untuk semuanya,” pungkas Dedi.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya pada Sabtu siang. Api dengan cepat merembet dan membumihanguskan puluhan rumah adat yang mayoritas berbahan bambu dan kayu beratap ijuk/jerami, hingga menyebabkan ratusan jiwa warga kehilangan tempat tinggal. (dm)












