Sedang Nongkrong di Toko Ban, Pemuda di Cibadak Dianiaya OTK dengan Celurit

Keluarga dan korban penyerangan orang tidak dikenal setelah mendapat perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak. Selasa malam, (8/9/26).

SUKABUMISATU.com — Aksi penganiayaan dan pembacokan melukai dua orang pemuda yang tengah nongkrong di sebuah toko ban di Kampung Ongrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Selasa malam, (8/9/26).

​Korban pembacokan, Hamdan, mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit usai diserang oleh pelaku yang mendatangi lokasi kejadian secara tiba-tiba.

​Menurut penuturan Latif, teman korban yang berada di lokasi, aksi penyerangan tersebut bermula saat pelaku melintas bersama seorang wanita yang diduga kekasihnya. Pelaku kemudian berbalik arah dan langsung melayangkan pemukulan serta tendangan kepada korban.

​“Awalnya lagi pada diam, si pelaku lewat sama pacarnya. Udah lewat dia balik lagi terus mukul sama nendang. Habis itu dia pergi, tapi gak lama datang lagi lari-lari sambil bawa celurit,” ujar Latif pada sukabumisatu.com di lokasi kejadian.

Baca Juga  Polres Sukabumi Kota Ringkus 3 Pelaku Terkait Pembacokan Tewaskan Pelajar 

​Sementara itu, korban pembacokan, Hamdan, mengaku sempat mengira aksi awal pelaku hanyalah gurauan karena mereka saling mengenal. Namun situasi berubah mencekam ketika pelaku kembali dengan membawa senjata tajam.

​“Awalnya dia cuma mukul gak bawa sajam. Selang 15 sampai 20 menit, dia balik lagi bawa celurit. Kirain bercanda jadi gak saya ladenin. Pas saya berdiri, dia langsung bacok. Saya sempat tahan pakai meja, tapi akhirnya kena juga,” kata Hamdan.

​Pemilik toko, Taufik Akbar, mengonfirmasi terdapat dua orang yang menjadi korban dalam peristiwa penganiayaan tersebut.

Baca Juga  Diserang Saat Pulang Nobar Persib-Persija, Tiga Bobotoh di Cibadak Sukabumi Luka-luka Rumah Sakit

​“Korban ada dua orang. Yang satu kena pukul dan tendang, nah yang satu lagi kena bacok. Pelakunya cuma satu orang,” jelas Taufik.

​Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani perawatan medis serta proses visum et repertum. Kasus penganiayaan ini juga telah dilaporkan ke Polsek Cibadak untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *