Gerak Cepat, Polsek Nyalindung Bersama TNI dan Warga Bersihkan Sisa Banjir di Dua Desa

Anggota Polsek Nyalindung dan Koramil bersama membantu penyintas Banjir Nyalindung. Senin, (29/12/25).

SUKABUMISATU.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu bencana banjir dan ancaman longsor di sejumlah titik. Merespons kondisi tersebut, jajaran Polsek Nyalindung bergerak cepat melaksanakan kerja bakti pembersihan material pascabanjir di Desa Bojongkalong dan Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Senin (29/12/2025).

​Di Desa Bojongkalong, aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Aipda Iwan Kartiwan bersama Babinsa Sertu Alwan Setiawan. Mereka bahu-membahu dengan warga membersihkan rumah milik Acun Basuni (65), seorang petani di Kampung Cigalasar RT 02/05, yang terendam lumpur akibat luapan air pada Minggu (27/12) malam.

​Selain pembersihan rumah dan jalan kabupaten di Kampung Cikuda yang sempat tertutup material, petugas juga memantau area persawahan seluas 8.000 meter persegi yang mengalami longsor.

Baca Juga  Pulihkan Akses Warga, Anggota Polres Sukabumi Berjibaku Bangun Jembatan Darurat di Cipiit Nyalindung

​”Kondisi longsor tersebut cukup mengkhawatirkan karena berpotensi mengancam sedikitnya 9 rumah dan 13 kepala keluarga di Kampung Cigalasar jika hujan deras kembali turun,” ujar Kapolsek Nyalindung, IPTU Sopian, S.Ag.

Aksi Berlanjut di Desa Wangunreja

​Tak hanya di Bojongkalong, personel Polsek Nyalindung juga terjun ke Kampung Suramekar RT 04 RW 08, Desa Wangunreja. Melalui skema Door to Door System (DDS), petugas bersama masyarakat membersihkan tumpukan sampah dan material sisa banjir bandang yang menyumbat saluran irigasi.

​IPTU Sopian menegaskan bahwa kehadiran Polri dan TNI di tengah lokasi bencana merupakan bentuk pelayanan prima untuk memastikan aktivitas warga kembali normal. Saat ini, akses jalan yang sempat tertutup sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga  Menguak Jejak Kelam Bencana di Sukabumi: Dari Gempa 1844 Hingga Terjangan Longsor Maut yang Menghantui

Imbauan Kamtibmas dan Kewaspadaan Bencana

​Mengingat cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Sukabumi, Kapolsek memberikan instruksi khusus kepada warga yang tinggal di zona rawan.

​“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan tinggal di rumah saat hujan deras turun dengan durasi lama. Segera mengungsi ke tempat yang lebih aman demi keselamatan,” tegas IPTU Sopian.

​Selain waspada bencana, petugas juga menyelipkan pesan Kamtibmas menjelang perayaan Tahun Baru. Warga diminta untuk:

  • ​Mengaktifkan Siskamling: Guna mencegah tindak kriminalitas di lingkungan masing-masing.
  • ​Waspada Curanmor: Gunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan.
  • ​Gotong Royong: Rutin membersihkan saluran air agar tidak terjadi banjir susulan.

​Langkah preventif dan kolaboratif ini diharapkan dapat menjaga situasi di wilayah Nyalindung tetap kondusif dan meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa akibat bencana alam.

Baca Juga  Nyalindung Dikepung Bencana: Ratusan KK Terisolir Akibat Jembatan Putus dan Pergerakan Tanah di Jalur Provinsi

Reporter: Aris dan Maulana Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *