SUKABUMISATU.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi akhirnya turun tangan mengecek sistem pengelolaan limbah di rumah makan Mie Gacoan, Cibadak, menyusul adanya keluhan dari warga yang viral di media sosial.
Pantauan di lokasi, DLH menemukan delapan bak Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di area belakang rumah makan tersebut. Pihak DLH memastikan akan melakukan uji laboratorium terhadap limbah cair dari bak tersebut untuk memastikan kualitas dan kelayakan pembuangannya.
“Kita cek dulu air limbahnya, nanti diuji lab. Kasat mata tidak bisa dijadikan patokan, harus ada hasil uji terkait warna, kandungan, dan kelayakan buangnya,” ujar Bambang, Kasi Pengawas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Sukabumi, Senin (8/7).
Selain limbah cair, DLH juga menyoroti soal pengelolaan sampah dan armada pengangkutnya. Termasuk penggunaan sedotan atau straw plastik panjang yang disebut warga dengan istilah ‘seteropom’ di kemasan minuman. DLH meminta pihak manajemen untuk mengganti kemasan sesuai aturan ramah lingkungan.
DLH mengakui, selama ini tidak pernah melakukan pemeriksaan langsung karena izin lingkungan usaha tersebut terbit otomatis lewat sistem OSS (Online Single Sub mission). “Izin lingkungannya otomatis keluar dari OSS, sehingga kami tidak dimintai pendapat karena dianggap risikonya kecil,” jelas Bambang.

Sementara itu, Jejen, Analis Kebijakan DLH, menyebut pihaknya akan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan Mie Gacoan Cibadak, terutama setelah adanya keluhan warga di media sosial.
“Nanti kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan pengakuan manajemen. Kalau ada pelanggaran, kami akan tindak sesuai aturan,” tegasnya.
DLH juga menegaskan bahwa pembinaan terhadap usaha berskala kecil hingga menengah tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sesuai ketentuan izin lingkungan seperti SPPL, UKL-UPL, maupun Amdal.
“Jadi kita harus buktikan dulu apakah ada pelanggaran atau tidak lewat uji laboratorium. Kalau terbukti, tentu ada sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tandas Bambang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Mie Gacoan Cibadak belum memberikan keterangan resmi.
Reporter : M Mawaldi
Editor : Candra










