Cerita Warga Ciambar Saat Tebing Tol Bocimi Ambrol: Hujan Gede, Tiba-tiba Ada Suara Gemuruh

Evakuasi longsor di Tol Bocimi, Rabu Sore (6/5/26).

SUKABUMISATU.COM, CIAMBAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi mengakibatkan tebing di sisi jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) kembali longsor, Rabu (6/5/2026) sore. Material tanah dilaporkan menutupi badan jalan di KM 72, wilayah Kecamatan Ciambar, hingga memutus arus lalu lintas menuju arah Jakarta.

​Bencana ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Besarnya volume material tanah membuat jalur dari arah Parungkuda menuju Ciawi tidak bisa dilalui sama sekali. Akibatnya, petugas terpaksa melakukan pengalihan arus dan meminta pengendara yang sudah masuk tol untuk putar balik.

​Salah seorang saksi mata yang juga warga sekitar, Pak Agus, menceritakan kengerian saat longsor terjadi. Saat itu, wilayah Ciambar memang sedang diguyur hujan dengan intensitas yang sangat tinggi.

Baca Juga  9 Kecamatan di Nyatakan Terdampak Bencana Angin Kencang, BPBD : Sukabumi Utara

​”Kejadiannya sekitar jam lima sore. Waktu itu hujan gede banget. Saya lagi di rumah, tiba-tiba dengar suara gemuruh ‘bruuuuug’, kencang sekali. Saya langsung mikir, wah ini pasti longsor,” ujar Pak Agus kepada sukabumisatu.com di lokasi kejadian.

​Merasa penasaran, pria yang tinggal di Kampung Ciwarung, Desa Cibunar Jaya ini langsung mengecek ke lokasi. Benar saja, tanah dari tebing sudah tumpah ke aspal jalan tol.

​”Langsung saya cek ke lokasi, ternyata benar longsor. Ini masuknya wilayah Kampung Ciwarung, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar. Alhamdulillah, setahu saya tadi tidak ada korban jiwa, cuma jalan saja tertutup,” tambahnya.

​Pantauan di lokasi, hingga Rabu petang petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pengelola tol sudah berada di titik kejadian. Satu unit alat berat jenis ekskavator tampak dikerahkan untuk mengevakuasi material lumpur agar jalan bisa segera dilalui kembali.

Baca Juga  Atap Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan Deras di Nagrak, Pemilik Selamat dari Reruntuhan

​Dampak dari kejadian ini, antrean kendaraan sempat mengular di pintu tol Parungkuda. Lili (40), salah seorang pengendara, mengaku kecewa karena harus memutar arah kembali ke jalur arteri.

​”Sudah masuk pintu tol, eh malah disuruh putar balik lagi sama petugas karena ada longsor di depan. Ya mau gimana lagi, demi keamanan terpaksa lewat jalur bawah (jalan nasional),” keluh Lili.

​Hingga berita ini diterbitkan, proses pembersihan jalur masih terus berlangsung. Belum ada pernyataan resmi mengenai kapan tol akan dibuka kembali secara normal. Bagi pengendara yang akan menuju Bogor atau Jakarta, disarankan untuk menggunakan jalur utama Cicurug guna menghindari penumpukan di akses masuk tol.

Baca Juga  Waspada Urine Tikus di Genangan Air, Bahaya Leptospirosis Mengancam Wilayah Sukabumi

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *