Astagfirullah! Sudah OTW Bandara, 120 Jemaah Umroh asal Sukabumi Batal Diberangkatkan

SUKABUMISATU.COM – Sebanyak 120 orang calon jemaah umroh mengalami peristiwa tidak mengenakan saat hendak diberangkatkan ke tanah suci. Mereka diturunkan di tengah perjalanan hingga dipersilahkan pulang kembali ke rumah karena pembatalan pemberangkatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/10/2023). Informasi yang dihimpun redaksi sukabumisatu.com menyebutkan pembatalan dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Kan sebelumnya ada pelepasan jemaah, tiba-tiba saja bus berhenti di Masjid Jalur Cibolang (Masjid Raudatul Irfan) dan di situ kita diberitahu bahwa semuanya batal berangkat,” ujar salah seorang jemaah yang enggan disebutkan namanya.

Sejumlah jemaah sempat bersitegang dengan pihak panitia. Tak berhenti di situ, parajemaahpun mendatangi kantor pengelola jasa travel umroh di sekitar Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Baca Juga  Ngeri! Soal Teror Gerombolan Bermotor, Kapolres Sukabumi Kota Instruksikan Tembak di Tempat

Dari sana, para jemaah kemudian mendatangi Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota. Proses pun berlanjut hingga dilakukan mediasi antara jemaah dengan pengelola travel di Mapolres Sukabumi Kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, tak kurang dari 120 jemaah umroh yang jadi korban pembatalan pemberangkatan. Duduk perkara pembatalan pemberangkatan ini disebabkan ada sebagian jemaah yang tidak mendapatkan visa karena cicilan umroh belum lunas.

“Katanya dari 120 ini ada 40 orang yang belum lunas dan belum dapat visa makanya pemberangkatan dibatalin,” kata Siti Aisyah, seorang jemaah umroh asal Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Miliki Ratusan Butir Tramadol dan Hexymer, Pemuda Asal Sukabumi Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Siti dan jemaah lainnya kemudian melapor ke Mapolres Sukabumi hingga dilakukan mediasi. Di situ disepakati para jemaah akan diberangkatkan pada 14 November mendatang.

“Tapi kalau saya pengennya uang kembali. Saya sudah kecewa,” kata Siti Aisyah yang mengaku sudah habis uang Rp 350 juta untuk pemberangkatan 12 orang.

Sementara itu, sejumlah awak media sudah berupaya mengkonfirmasi perihal masalah ini kepada perwakilan perusahaan travel yang bermasalah. Namun hingga berita ini disusun, belum ada jawaban dari pihak perusahaan.

Kapolsek Cikole, AKP Cepi Hermawan, mengatakan sudah dilakukan mediasi antara para jemaah dan perwakilan perusahaan. Mediasi dilakukan untuk menemukan titik temu agar permasalahan ini tuntas.

Baca Juga  Buron Hampir Setahun, Polisi Ringkus Geng Motor Pembacok Tukang Sayur di Cisaat

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *