SUKABUMISATU.COM, CIBADAK – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cibadak sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) di Aula Gedung BK3D, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/12/2025).
Dalam agenda tersebut, Aceng Mustafa, S.Pd., M.Si. kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua PGRI Cabang Cibadak masa bakti 2025–2030 secara aklamasi.
Sinergi untuk Pendidikan Cibadak
Proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan. Selain posisi ketua, posisi Wakil Ketua kini dijabat oleh Yudi Santosa, S.Pd., M.Pd. dan posisi Sekretaris diisi oleh Kurniawan, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, Aceng Mustafa menyatakan siap mengemban amanah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.
”InsyaAllah kami akan bersinergi dengan pengurus kabupaten dan pemerintah daerah untuk mewujudkan cita-cita bersama mencerdaskan kehidupan bangsa, serta memperbaiki kualitas pendidikan khususnya di wilayah Cibadak,” ujar Aceng.
Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Kawal Isu P3K
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi, Jajat Sudrajat. Selain memberikan dukungan atas terbentuknya kepengurusan baru, Jajat juga menanggapi isu hangat terkait nasib guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.
Jajat menegaskan bahwa PGRI terus berkomunikasi intensif dengan Ketua Aliansi Honorer Nasional (AHN), Asep, dan melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi untuk mengawal kesejahteraan para guru.
”Kami terus mengawal dan ikut memperjuangkan. Mudah-mudahan rekan-rekan guru P3K paruh waktu yang sudah menerima SK segera mendapatkan kejelasan terkait pengkajian (kesejahteraan). Saya yakin Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat komitmen memperhatikan hal ini,” tegas Jajat.
Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 8.164 tenaga paruh waktu di Kabupaten Sukabumi, di mana 4.000 orang di antaranya merupakan tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan.
Wewenang Anggota di Tingkat Ranting
Mengenai mekanisme pemilihan, Jajat menjelaskan bahwa Konfercab merupakan bentuk kedaulatan anggota, di mana wewenang pemilihan berada di tangan ranting. Ia berharap kepengurusan yang baru ini dapat membawa dampak positif bagi profesionalisme tenaga pendidik.
”Harapan saya, PGRI benar-benar bisa hadir dalam setiap kegiatan dan meningkatkan profesionalisme guru. PGRI adalah rumah bagi tenaga kependidikan untuk berjuang bersama,” pungkasnya.
Kegiatan Konfercab ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Kecamatan Cibadak, jajaran pengurus PGRI Kabupaten, serta seluruh anggota PGRI se-Kecamatan Cibadak.
Reporter: Suhendi Soex/Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra











