Selasa,14 April 2026
Pukul: 22:48 WIB

Akses Sukabumi-Sagaranten Lumpuh Total, Rumpun Bambu Tutup Jalan di Nyalindung

Akses Sukabumi-Sagaranten Lumpuh Total, Rumpun Bambu Tutup Jalan di Nyalindung

Selasa, 14 April 2026
/ Pukul: 22:48 WIB
Selasa, 14 April 2026
Pukul 22:48 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com, NYALINDUNG – Arus lalu lintas di jalur provinsi yang menghubungkan Sukabumi menuju Sagaranten lumpuh total pada Selasa malam (14/04/2026). Hal ini disebabkan oleh longsornya rumpun bambu yang menutup seluruh badan jalan di Kampung Tugu, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.

​Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Akibat material bambu yang melintang di tengah jalan, kendaraan dari kedua arah dipastikan tidak dapat melintas.

​Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad, melaporkan bahwa kondisi di lapangan saat ini masih dalam penanganan intensif.

Baca Juga  Gerak Cepat, Polsek Nyalindung Bersama TNI dan Warga Bersihkan Sisa Banjir di Dua Desa

​”Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama mengakibatkan rumpun bambu longsor dan menutup akses jalan provinsi secara total. Saat ini tim di lapangan masih melakukan proses pemotongan pohon bambu,” ungkap Ahmad dalam laporan tertulisnya.

​Sementara itu, Kapolsek Nyalindung, AKP M. Fajar, mengonfirmasi bahwa personel kepolisian telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi serta mengatur situasi di titik kemacetan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

​”Kami berkoordinasi dengan unsur terkait mulai dari Koramil, Polsek, pihak Kecamatan, hingga relawan dan dinas PU Wilayah 2 untuk mempercepat pembersihan material agar arus lalu lintas bisa segera kembali normal,” jelas Kapolsek.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem, Jalur Sukabumi-Sagaranten Lumpuh Akibat Banjir Bandang dan Pergerakan Tanah di Nyalindung

​Hingga berita ini diturunkan, cuaca di lokasi kejadian dilaporkan masih diguyur hujan. Petugas mengimbau kepada para pengendara maupun warga sekitar untuk tetap waspada, mengingat kondisi tanah yang labil masih berpotensi menimbulkan kendala teknis di lapangan.

​Pihak P2BK BPBD terus melakukan asesmen dan akan memperbarui data jika terdapat perkembangan terbaru terkait kerugian materiil maupun kondisi akses jalan.

Reporter: Arismanto

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist