Napak Tilas Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Ketum PPP Sambangi Ponpes Syamsul Ulum Sukabumi

Foto: Sukabumisatu.com

SUKABUMISATU.COM – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menyambangi Pondok Pesantren Syamsul Ulum yang berlokasi di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jumat malam (06/01/2023). Kunjungan ini merupakan salah satu agenda dalam rangka syukuran atau tasyakur di hari lahir (Harlah) ke-51 PPP.

Mardiono hadir didampingi sejumlah pengurus DPP PPP, pengurus DPW PPP Jawa Barat, pengurus DPC Kota dan Kabupaten Sukabumi. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Plt Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saepul Hidayat, Ketua DPC PPP Kota Sukabumi Ima Slamet, dan Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi Dedi Damhudi.

“Kami ingin mengenang masa-masa perjuangan dulu dimana keluarga besar dari ponpes ini adalah bagian dari keluarga PPP. Ada yang menjadi angota DPR RI, DPRD Provinsi dari PPP,” ujar Mardiono kepada awak media usai acara tasyakur Harlah ke-51 PPP.

Baca Juga  Menuju Mahasiswa Kompeten, INKHAS Menggelar Praktikum Bimbingan Ibadah dan Tilawah

Mardiono menambahkan, kunjungan ini juga menjadi agenda napak tilas perjuangan pendiri Ponpes Syamsul Ulum, KH Ahmad Sanusi. Menurutnya, KH Ahmad Sanusi adalah tokoh penting dalam perjuangan bangsa dan secara khusus juga punya kontribusi terhadap PPP.

“Sejarah telah merajut itu. Pendiri pesantren ini pada 2022 lalu, telah diberikan kehormatan sebagai pahlawan nasional. Semoga saja ini menjadi sejarah untuk merajut kembali hubungan antara Pesantren Syamsul Ulum ini dengan PPP untuk di masa perjuangan di masa yang akan datang,” kata dia.

Lebih lanjut Mardiono meyampaikan Jawa Barat, termasuk Sukabumi, merupakan basis perjuangan PPP yang sudah menyumbangkan banyak suara di masa lalu. Kondisi Jawa Barat yang sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar, menjadi salah satu pertimbangan PPP untuk mengadakan kegiatan ini tasyakur harlah partai di Sukabumi.

Baca Juga  Sempat Ramai 33 PAC Layangkan Mosi Tidak Percaya, Andri Hidayana: DPC PPP Kab Sukabumi Kondusif

Ia mengungkapkan, PPP ingin merajut kembali hubungan silaturahmi dengan pondok pesantren-pondok pesantren yang selama ini sudah bekerjasama. Ia memastikan kerjasama ini akan terus dilanjutkan di masa-masa yang akan datang.

“Nanti menjadi kewajiban kami untuk terus mendorong pondok pesantren yang bersejarah ini untuk tumbuh dan berkembang memberikan pendidikan terhadap umat. Karena ini merupakan bagian kelanjutan perjuangan pahlawan kita yang mendirikan pondok pesantren ini,” imbuhnya.

Ketua Umum Yaspi Ponpes Syamsul Ulum, Neny Fauziah, menilai PPP adalah aset negara yang Ia harapkan dapat memberikan dampak lebih baik dan berkontribusi untuk negeri. Di harlah ke-51 ini, Ia mendoakan agar PPP lebih maju serta bisa lebih diterima masyarakat.

Baca Juga  Optimis Menang, Ketua DPD NasDem Kabupaten Sukabumi Siap Mundur Jika Target 6 Kursi tak Tercapai

“PPP ini aset negara. Saya harap akan memberikan dampak lebih baik dan bisa berkontribusi untuk negeri. Selamat harlah ke-51 untuk PPP,” tukasnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *