Minggu,10 Mei 2026
Pukul: 23:24 WIB

Diserang Saat Pulang Nobar Persib-Persija, Tiga Bobotoh di Cibadak Sukabumi Luka-luka Rumah Sakit

Diserang Saat Pulang Nobar Persib-Persija, Tiga Bobotoh di Cibadak Sukabumi Luka-luka Rumah Sakit

Minggu, 10 Mei 2026
/ Pukul: 21:44 WIB
Minggu, 10 Mei 2026
Pukul 21:44 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM, Cibadak – Peristiwa pencegatan dan serangan terhadap suporter Persib Bandung atau Bobotoh terjadi di wilayah Cibatu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, usai kegiatan nonton bareng pertandingan, Minggu malam (10/05/2026). Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka, dua di antaranya masih menjalani perawatan medis.

Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Irman Firmansyah Saputra, membenarkan adanya korban luka akibat kejadian tersebut. Ia menyebut, dua korban masih dalam observasi, sementara satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang.

“Ada dua orang yang masih diobservasi. Satu mengalami luka bacok di kepala dengan tujuh jahitan. Satu lagi mengalami luka dalam di bagian dada akibat pukulan dan perlu penanganan lanjutan,” kata Irman ditemui di RSUD Sekarwangi.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi medis, luka yang dialami korban diduga akibat senjata tajam. Meski demikian, kondisi para pasien saat ini berangsur membaik.

Baca Juga  Kasus Pengeroyokan Samson Simpenan Sukabumi Berakhir Damai

“Secara umum membaik. Tinggal satu lagi yang luka dalam, masih menunggu hasil rongten,” kata dia.

Salah satu korban, Dede Arif, mengalami luka sobek di kepala yang membutuhkan tujuh hingga delapan jahitan serta memar di bagian wajah. Sementara korban lainnya dilaporkan mengalami luka dalam meski tidak terdapat luka terbuka.

Kronologi kejadian bermula saat rombongan Bobotoh hendak pulang usai menghadiri nonton bareng. Dalam perjalanan, mereka mengaku dicegat oleh sekelompok orang yang jumlahnya lebih banyak.

Salah seorang korban mengungkapkan, awalnya mereka hanya berjumlah empat sepeda motor dan berniat menuju sebuah kafe di kawasan tersebut. Namun di tengah jalan terjadi gesekan yang berujung serangan.

Baca Juga  Ungkap Kasus Pengeroyokan, Polsek Baros Sukabumi Amankan 5 Pelaku

“Kami dicegat di jalan, jumlah mereka lebih banyak. Ada yang membawa bambu, kayu, batu, hingga botol kaca. Kami sempat berusaha bertahan,” ujarnya.

Keterangan lain menyebutkan, situasi di lokasi sempat dipenuhi pecahan botol yang berserakan di jalan. Sejumlah korban yang datang untuk memastikan kondisi rekannya justru ikut menjadi sasaran pengeroyokan.

“Saya datang untuk memastikan situasi, takut ada bentrokan. Tapi malah langsung dikeroyok,” kata salah satu saksi, Ferdiansyah.

Korban lainnya, Yogi, menuturkan bahwa kejadian berlangsung cepat dan tidak seimbang dari segi jumlah. Ia mengaku sempat mencoba menghindari konflik, namun situasi tidak terkendali.

“Kami sempat putar balik, tapi mereka sudah banyak. Teman saya ada yang ditendang dan dipukul. Saya akhirnya lari, ada warga yang menolong,” ungkapnya.

Baca Juga  Ruas Jalan Cimahi Diperbaiki, Pengguna Jalan Apresiasi Gerak Cepat Dinas PU

Ketua Mabes Bomber Sukabumi Barat (MBSB), Ade Supriadi atau yang akrab disapa Kang Abo, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi secara mendadak setelah para anggota pulang dari kegiatan nobar.

“Pas pulang, ada pencegatan. Informasinya pelaku membawa alat. Dari Bomber satu orang jadi korban, dari Viking dua orang,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh suporter untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi. Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan dan tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

Para korban berharap kejadian ini dapat diusut tuntas oleh aparat berwenang agar kejadian serupa tidak terulang.

Reporter: Suhendi Soex

Related Posts

Add New Playlist