SUKABUMISATU.com – Yayasan Jampang Peduli (JAMPE) melalui Yayasan Relawan Pelosok Negeri menggelar kegiatan Orientasi Relawan yang dipusatkan di Aula Indera Loka Satrad 402 Cibalimbing Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (29/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam ini merupakan langkah strategis dalam menjaring tenaga relawan baru yang siap diterjunkan dalam aksi kemanusiaan dan kebencanaan, khususnya di wilayah pelosok Sukabumi Selatan.
Ketua Jampang Peduli, H. Eka Widyaman, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di lingkup militer bertujuan untuk membentuk karakter relawan yang tangguh. Selain mendapatkan materi teknis Vertical Rescue dari tim Basarnas, para peserta juga mendapatkan pembinaan mental dan kedisiplinan langsung dari personel TNI Angkatan Udara (AU).
“Kita butuh motivasi dan penguatan mental. Saya yakin dengan modal kedisiplinan TNI ini bisa ditularkan kepada rekan-rekan calon relawan, sehingga mereka lebih siap di lapangan,” ujar H. Eka Widyaman kepada awak media di sela-sela kegiatan.
Dukungan penuh juga datang dari pihak TNI AU selaku tuan rumah dan pembimbing karakter. Perwakilan TNI AU Satradar 402 Cibalimbing Kapten Lek Abdul Munif, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi kemanusiaan yang terjalin di Komplek AURI Cibalimbing ini.
”Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memercayakan kerja sama ini di sini. Semoga materi pembinaan karakter yang kami berikan dapat bermanfaat bagi para peserta. Sukses untuk acaranya, semoga lahir relawan-relawan yang tangguh,” ungkap Kapten Lek Abdul Munif.
Peserta yang hadir dalam orientasi ini tidak hanya berasal dari wilayah Pajampangan, namun juga mencakup daerah lain seperti Sagaranten. Kehadiran para relawan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) yang ada di wilayah tersebut.
H. Eka menambahkan bahwa Relawan Pelosok Negeri, yang baru saja mengantongi SK Kemenkumham pada Februari 2026 ini, didasari oleh semangat pengabdian yang tulus.
”Motivasi kita cuma satu: Kepedulian. Itu saja yang menjadi dasar kami bergerak membantu sesama di pelosok negeri,” tegasnya.
Dengan pelatihan intensif ini, diharapkan para relawan tidak hanya memiliki keahlian teknis dalam penyelamatan, tetapi juga memiliki jiwa korsa dan kedisiplinan tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra







