Selasa,26 Mei 2026
Pukul: 03:12 WIB

Farhat Abbas Pasang Badan! Sebut Tuduhan Pembunuhan Berencana ke Ayah Korban Jampang Kulon Cuma ‘Sensasi’

Farhat Abbas Pasang Badan! Sebut Tuduhan Pembunuhan Berencana ke Ayah Korban Jampang Kulon Cuma ‘Sensasi’

Senin, 9 Maret 2026
/ Pukul: 19:06 WIB
Senin, 9 Maret 2026
Pukul 19:06 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Kasus kematian tragis bocah berinisial NS (13) di Jampang Kulon makin “panas” dan melebar ke mana-mana. Terbaru, giliran sang ayah kandung, Anwar Satibi alias Awang, yang mendatangi Mapolres Sukabumi, Senin (9/3/2026).

​Gak main-main, Awang datang didampingi pengacara kondang Farhat Abbas dan Dedi Setiadi dari Kantor Hukum Bahari. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan klarifikasi sekaligus “menangkis” serangan laporan dari mantan istrinya, Lisnawati.

​”Sangat Tidak Logis!”

​Farhat Abbas langsung tancap gas begitu keluar dari ruang penyidik Satreskrim. Ia menilai tuduhan pembunuhan berencana yang diarahkan ke kliennya itu bener-bener “ngada-ngada” dan gak masuk akal.

Baca Juga  Geger! Pria Asal Jampangkulon Tewas Gantung Diri di Citamiang Sukabumi

​”Ini sangat tidak logis. Bayangkan, seorang ayah yang justru melaporkan kematian anaknya sendiri, kok malah dituduh melakukan pembunuhan berencana? Menurut saya ini terlalu dipaksakan dan cuma cari sensasi,” cetus Farhat kepada awak media.

​Farhat curiga ada upaya untuk memperkeruh suasana. Penggunaan pasal berat seperti pembunuhan berencana dianggapnya hanya strategi untuk mengaburkan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Bongkar Fakta Pengasuhan: “Anak Itu Diurus, Bukan Ditelantarkan”

​Selain soal tuduhan pembunuhan, Awang juga dicecar soal dugaan penelantaran anak. Pihak ibu kandung (Lisnawati) menuding NS dalam kondisi sakit dan tidak diurus sebelum meninggal.

Baca Juga  Bongkar Tabir Kematian Nizam: Ibu Kandung Jerat Mantan Suami dengan Pasal Penelantaran Anak

​Farhat Abbas langsung membantah keras klaim tersebut. Ia membeberkan bukti kalau selama ini justru Awang-lah yang banting tulang mengurus NS:

Sejak 2021: NS sudah tinggal dan diasuh penuh oleh ayahnya.

​Pendidikan: Bukan cuma dikasih makan, NS juga disekolahkan bahkan dimasukkan ke pesantren oleh Awang.

​Tegas: “Jadi kalau dibilang ditelantarkan, itu salah besar. Ayahnya yang urus sekolahnya sampai pesantrennya,” tegas Farhat.

Fokus ke Tersangka Utama: Sang Ibu Tiri

​Farhat mengingatkan publik agar tidak kehilangan fokus. Saat ini, polisi sudah mengamankan TR (47), ibu tiri korban, yang statusnya sudah jadi tersangka kekerasan terhadap anak.

Baca Juga  Haji Isep Tegaskan Sikap Netral dalam Kasus Kematian Nizam: ‘Siapapun yang Bersalah Harus Diproses!’

​”Penyidik sudah menetapkan tersangka (ibu tiri). Kita tunggu saja hasil pembuktian ilmiah dari kepolisian. Jangan sampai polemik ini malah menutupi fakta siapa pelaku sebenarnya,” tutupnya.

Reporter: Maulana Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)