SUKABUMISATU.com – Gempa bumi berkekuatan 4.0 yang terjadi pada Sabtu (21/9/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB mengakibatkan sebuah rumah warga di Kampung Cigadog RT 02/04, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut diperparah dengan kondisi hujan deras saat kejadian.
Rahmat Hidayat, pemilik rumah yang ambrol, menceritakan bahwa ia sempat merasakan getaran cukup kuat meski berdurasi singkat. Tak lama berselang, ia mendengar suara rumahnya ambruk dan langsung berlari menyelamatkan diri. “Saya sudah melapor ke RT dan RW, lalu diteruskan ke pihak desa,” ungkapnya.
Kepala Desa Sukasirna, Deni Ruswandy, membenarkan adanya laporan kerusakan rumah akibat gempa tersebut. Ia menegaskan hingga saat ini baru ada satu laporan rumah rusak di wilayahnya. “Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan tambahan. Namun perlu diingat, wilayah Desa Sukasirna memang termasuk rawan gempa dan longsor dengan 6 RW yang masuk kategori rawan,” jelasnya.
Deni juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian bencana kepada RT, RW, maupun pemerintah desa. “Kami harap masyarakat cepat melapor supaya pemerintah desa bisa langsung menyikapi,” tambahnya.
Sementara itu, Petugas P2BK Kecamatan Cibadak bersama BPBD Sukabumi telah melakukan asesmen ke lokasi. Menurut petugas P2BK, Daming Supriatna, sejauh ini laporan kerusakan rumah baru diterima dari Desa Sukasirna. “Ada rumah roboh dengan skala kecil, ditambah cuaca ekstrem. Belum ada laporan dari desa lain,” terangnya.
Daming mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan bencana lainnya. “Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati dan segera melapor ke RT/RW maupun pemerintah desa jika terjadi bencana,” pungkasnya.
Reporter: Suhendi Soex/M.Waldi







