120 Warga Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak Syukuran di Kabandungan

Korban keracunan masal di Kecamatan Kabandungan. Sabtu, (23/8/2025).

SUKABUMISATU.com – Sebanyak 120 warga di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi diduga mengalami keracunan makanan usai menghadiri acara syukuran 4 bulanan yang digelar salah seorang warga pada Jumat (22/8/2025) malam.

 

Berdasarkan laporan Puskesmas Kabandungan, kejadian bermula saat warga menghadiri pengajian syukuran di rumah Ny. Ira, sekitar pukul 20.00 WIB. Seusai menyantap nasi kotak berisi ayam bakar, nasi, sambal, lalapan, sop buah, dan bolu, warga mulai mengeluhkan mual, muntah, pusing, serta diare sekitar pukul 23.00 WIB.

Hingga Sabtu (23/8/2025) pukul 21.04 WIB, data sementara mencatat:

Baca Juga  Korban Keracunan di Kabandungan Bertambah Jadi 138 Orang, 17 Dirujuk ke RSUD Sekarwangi

 

  • Jumlah korban terdampak: 117 orang

 

  • Dirujuk ke rumah sakit: 0 orang

 

  • Ditangani di pos kesehatan/Puskesmas: 135 orang

 

  • Dirawat di Puskesmas Kabandungan: 35 orang

 

  • Korban meninggal: 0 orang

 

Kepala Puskesmas bersama tim surveilans, camat, serta Forkopimcam Kabandungan telah melakukan investigasi. Petugas mengambil sejumlah sampel makanan dan muntahan pasien untuk pemeriksaan laboratorium, meliputi ayam bakar, nasi, sambal, lalapan, sop buah, dan bolu.

 

Pihak Puskesmas juga sudah membuka posko kesehatan, memberikan penanganan medis darurat, serta melakukan observasi intensif pada pasien yang masih dirawat.

Baca Juga  Peringati HKB 2026, Bupati Sukabumi: Keselamatan Adalah Harga Tertinggi, Jadikan Kesiapsiagaan Budaya

Hingga laporan ini dibuat, sebagian korban dengan gejala ringan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Namun tim kesehatan tetap melakukan pemantauan dan menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal ini.

 

Sumber: BPBD Kabupaten Sukabumi / M. Imam Ihsani Kamal

Editor: Demi Pratama Adiputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *