Dede Latif, Dari Kurir Jalanan Hingga Siap Pimpin Asperindo Sukabumi

Dede Abdul Latif, Pengusaha.

SUKABUMISATU.com – Panas menyengat, hujan deras, hingga beban kiriman berat di punggung sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup Dede Latif. Ia tahu persis rasanya berkeliling dari satu alamat ke alamat lain, menembus jalanan Sukabumi yang tak selalu ramah bagi seorang kurir muda.

Saat itu, tak pernah terlintas di benaknya bahwa suatu hari, dirinya akan menjadi salah satu pelaku usaha logistik paling diperhitungkan di kota ini.

“Saya dulu mulai benar-benar dari bawah. Waktu jadi kurir, nggak kebayang bisa kayak sekarang. Tapi saya percaya, asal kita terus bergerak dan belajar, rezeki itu bakal datang,” kenangnya saat ditemui di kantornya, Selasa (1/7).

Dede bukan hanya sekadar mengantarkan paket. Ia mencatat, belajar, dan mengamati. Bagaimana sistem distribusi berjalan, cara perusahaan-perusahaan ekspedisi beroperasi, hingga trik-trik sederhana untuk mengefektifkan pengiriman barang di wilayah Sukabumi yang medannya cukup menantang.

Baca Juga  Manuver Politik PSI: Gaet KDM KW untuk Perkuat Basis di Sukabumi, Kaesang Kian Mantap di Pucuk Pimpinan

Bertahun-tahun pengalaman itu ia kumpulkan. Saat tabungan mulai terkumpul, Dede memberanikan diri membuka usaha ekspedisi kecil-kecilan. Mengandalkan satu unit motor dan kepercayaan pelanggan, bisnis itu perlahan tumbuh. Dari satu rute, berkembang menjadi beberapa jalur layanan.

“Saya ingat dulu, tiap malam masih ikut bantu packing dan antar barang sendiri. Kalau ada pelanggan komplain, saya yang langsung turun tangan,” ujarnya, tersenyum.

Kini, bisnis yang dirintisnya bukan hanya berjalan stabil, tapi juga menjadi pilihan banyak UMKM di Sukabumi. Di balik kesibukannya mengelola usaha, Dede tak pernah melupakan asal-usulnya.

Empati terhadap para kurir dan pelaku usaha logistik kecil membuatnya terpanggil untuk berbuat lebih. Itulah yang mendorongnya mencalonkan diri sebagai Ketua Asperindo Sukabumi.

“Saya ingin teman-teman di bidang logistik, dari level kurir sampai pemilik usaha kecil, bisa punya wadah dan akses yang lebih baik. Bukan cuma untuk bertahan, tapi juga berkembang,” tegasnya.

Baca Juga  PSI Soroti Rotasi Pejabat Pemkab Sukabumi: Jangan Asal Ganti, Pastikan Kompetensi dan Pahami Visi Bupati

Visi yang ia bawa cukup jelas: memperjuangkan kesejahteraan pelaku usaha logistik, memperluas jaringan pengiriman, serta meningkatkan kualitas layanan di Sukabumi agar tak kalah dari daerah lain.

Dukungan pun mulai mengalir. Banyak pelaku usaha jasa pengiriman yang mengenal langsung Dede Latif menaruh harapan besar kepada sosok sederhana ini. Mereka percaya, dengan pengalaman lapangan yang dimiliki Dede, organisasi bisa lebih berpihak kepada para pelaku usaha lokal.

Di akhir perbincangan, Dede berpesan kepada generasi muda yang kini menekuni profesi kurir atau bekerja di bidang logistik.

“Jangan pernah minder. Setiap profesi itu mulia. Kalau kita jalani dengan sungguh-sungguh, pasti bisa jadi jalan menuju kesuksesan,” katanya.

Kisah Dede Latif bukan sekadar cerita tentang naiknya status sosial. Tapi tentang bagaimana kerja keras, ketekunan, dan hati yang tulus bisa membuka banyak pintu kesempatan.

Baca Juga  Tragedi Antrean Bansos di Cibadak: Lansia Meninggal Dunia, Asperindo Sukabumi Usulkan Distribusi 'Door to Door'

Sukabumi butuh lebih banyak sosok seperti Dede. Yang tak sekadar bicara bisnis, tapi juga peduli pada kesejahteraan orang-orang kecil yang menjadi tulang punggung dunia logistik. (Candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *