SUKABUMISATU.com – Aktivitas galian tanah di Kampung Batu Asih, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali menuai sorotan. Lokasi yang dikelola CV Dutalimas itu disebut menjadi salah satu pemasok material untuk proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3.
Pelaksana CV Dutalimas, Apip Gustaman, buka suara soal aktivitas tersebut. Menurutnya, pengambilan tanah dilakukan atas permintaan langsung dari PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek Tol Bocimi.
“Memang pihak Waskita datang ke sini. Setelah survei di beberapa titik, mereka menyimpulkan tanah di Dutalimas yang paling memenuhi spesifikasi. Akhirnya Waskita mengeluarkan rekomendasi kepada kami untuk memasok tanah ke proyek tol,” kata Apip saat dikonfirmasi sukabumisatu.com, Selasa (17/6).
Apip menegaskan, seluruh alat berat di lokasi merupakan milik tim Waskita. Sementara tanah hasil galian tidak diperbolehkan dijual ke pihak lain selain untuk kebutuhan proyek tol.
“Kami juga tidak sembarangan. Izin masih proses. Dan sesuai ketentuan, tanah hanya boleh dikirim ke proyek tol Bocimi,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi dampak ke lingkungan, pihaknya juga melakukan sejumlah langkah. Termasuk membersihkan armada pengangkut tanah sebelum keluar ke jalan umum.
“Sebelum truk keluar, kami semprot rodanya, bak truk ditutup terpal, jadi tidak ada tanah yang tercecer di jalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyebut akan segera melakukan pengecekan ke lokasi sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.
“Mangga urang parios nya. Urang koordinasi sareung provinsi,” singkat Ali saat dihubungi lewat saluran whatsapp.
Diketahui, proyek Tol Bocimi Seksi 3 saat ini tengah dikebut dan ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan ke depan. Sejumlah titik pengambilan material di wilayah Sukabumi pun terus dipantau ketat oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. (Candra)











