Truk Kontainer Mogok di Tanjakan Pamuruyan Cibadak, Polisi Lakukan Pengaturan Lalu Lintas

SUKABUMISATU.com – Sebuah truk kontainer bernomor polisi L 9569 UR mengalami mogok di tanjakan Pamuruyan, tepatnya di depan Klinik 24 Jam, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.

Truk yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor tersebut tidak kuat menanjak setelah diduga mengalami gangguan pada sistem angin rem. Peristiwa itu terjadi saat volume kendaraan mulai meningkat menjelang libur akhir pekan.

Meski sempat menghambat laju kendaraan di sekitar lokasi, arus lalu lintas dari kedua arah terpantau masih normal dan belum menimbulkan antrean panjang, baik dari arah Tol Bocimi maupun dari arah Sukabumi.

Baca Juga  Sambut Mudik Lebaran 2026, Polres Sukabumi Terjunkan 300 Personil di Titik Kemacetan

Namun, kepadatan kendaraan terlihat di kawasan Simpang Ratu hingga Pasar Cibadak akibat tingginya aktivitas kendaraan yang keluar masuk area pasar dan Terminal Cibadak.

Petugas Satlantas Polres Sukabumi yang berada di lokasi langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas serta menyiagakan personel di beberapa titik untuk mengantisipasi kemacetan.

Sopir truk, Sopiyan (52), menjelaskan kendaraannya mengalami kerusakan pada sistem angin rem saat melintasi tanjakan Pamuruyan.

“Saya dari arah Sukabumi menuju Tanjung Priok, Jakarta. Pas naik tanjakan Pamuruyan ada kendaraan yang menyalip ke kanan. Saat oper gigi, angin rem jebol sehingga truk tidak kuat menanjak. Saya kemudian meminta bantuan kepada anggota Satlantas Polres Sukabumi untuk mencarikan kendaraan derek,” ujarnya.

Baca Juga  Simpang Ratu Cibadak Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular hingga 5 Kilometer

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berada di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas sambil menunggu proses evakuasi truk kontainer.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman, demi keselamatan bersama dan untuk menghindari kejadian serupa di jalur tanjakan. (suhendi soex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *