SUKABUMISATU.com – Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (20/9/2025) pukul 23.47 WIB. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 6,75 Lintang Selatan dan 106,58 Bujur Timur, tepatnya sekitar 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 7 kilometer.
Melihat posisi episentrumnya, gempa ini sangat mungkin dipicu oleh aktivitas sesar aktif Bayah–Salak segmen Cianten. Hingga kini, mekanisme gempa masih dalam tahap analisis lebih lanjut.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di beberapa wilayah. Skala intensitas tertinggi tercatat pada MMI III–IV di Pamijahan, MMI III di Bogor, Kalapanunggal, Cilograng, Bayah, hingga Panggarangan. Sementara itu, di Pelabuhan Ratu dan Kota Sukabumi, guncangan dirasakan pada skala MMI II.
Berdasarkan catatan Geofon BBJI, setelah gempa utama ini telah terjadi sedikitnya empat kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi. Informasi mengenai gempa susulan akan terus diperbarui.
Perlu diketahui, sesar Bayah–Salak termasuk salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang kerap melepaskan energi. Pada Desember 2023 lalu, wilayah ini sempat diguncang swarm earthquake dengan gempa terbesar M4,6 yang menyebabkan kerusakan rumah warga di Sukabumi, Bogor, dan sekitarnya.
Meski gempa M4.0 kali ini tidak menimbulkan kerusakan, para ahli mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, mengingat aktivitas sesar Bayah–Salak masih berpotensi memicu gempa susulan. (Redaksi)






