Selasa,26 Mei 2026
Pukul: 06:28 WIB

Seorang Ibu Meninggal Dunia Saat Hendak Menjalani Terapi Kesehatan di Cibadak

Seorang Ibu Meninggal Dunia Saat Hendak Menjalani Terapi Kesehatan di Cibadak

Jumat, 26 Desember 2025
/ Pukul: 16:18 WIB
Jumat, 26 Desember 2025
Pukul 16:18 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com, Cibadak – Seorang wanita paruh baya dilaporkan meninggal dunia di sebuah tempat terapi kesehatan “Korea Healthy Life” di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/12/2025). Peristiwa ini terjadi saat korban baru saja tiba dan hendak menjalani sesi terapi untuk pertama kalinya.

Kronologi Kejadian

​Anggota Koramil Cibadak, Sertu Aprias, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya pasien yang meninggal dunia di lokasi terapi tersebut. Petugas dari Forkopimcam yang sedang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Natal dan Tahun Baru (Nataru) segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga  Geger! Warga di Cibadak Sukabumi Temukan Paket Sabu di Semak-semak

​”Kami mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi seorang pasien ibu-ibu meninggal dunia di tempat terapi. Kami bersama Forkopimcam mengecek lokasi dan melaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti,” ujar Sertu Aprias saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

​Berdasarkan keterangan petugas, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Korban datang ke tempat tersebut didampingi oleh anaknya.

​”Informasi dari anaknya, ini adalah terapi pertama. Belum sempat ditangani, pada saat tidur (menunggu atau bersiap) langsung tidak sadarkan diri,” tambah Aprias.

Riwayat Penyakit Korban

​Pihak keluarga korban, Pak Edi, mengonfirmasi bahwa almarhumah yang bernama Ibu Aci, warga Kampung Pangleseran Jati, memang sudah lama menderita sakit. Sebelum mencoba pengobatan alternatif melalui terapi, korban sudah rutin menjalani pengobatan medis di rumah sakit.

Baca Juga  Dua Siswa SMK Pertanian Dibacok di Cibadak Sukabumi, Dievakuasi ke RSUD Sekarwangi

​”Sudah lama sakit-sakitan, sudah berapa bulan berobat terus. Di RSUD Sekarwangi juga pernah disedot airnya sampai delapan liter,” ungkap Pak Edi.

​Menurut Pak Edi, kedatangan Ibu Aci ke lokasi tersebut murni untuk ikhtiar mencari kesembuhan melalui metode terapi. Namun, takdir berkata lain sebelum tindakan terapi sempat dilakukan.

​Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)