Sempat Hilang 4 Hari, Pria di Cikembar Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Karet

Tempat penemuan mayat di kampung Pal 15, Cikembar Sukabumi. Rabu, (11/03/2026).

SUKABUMISATU.com, CIKEMBAR – Warga Kampung Pal 15, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat di area perkebunan karet pada Rabu sore (11/03/2026). Jasad tersebut diketahui merupakan warga yang sempat dikabarkan hilang sejak empat hari lalu.

​Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat, mengatakan penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Identitas korban teridentifikasi sebagai Pak Udin, yang keberadaannya sempat dicari oleh pihak keluarga dan warga sekitar.

​”Benar, kami menerima laporan penemuan mayat di Perkebunan Karet blok Pal 15, RT 01/14, Desa Cikembar. Korban atas nama Pak Udin, yang memang sudah hilang kontak selama empat hari terakhir,” ujar Sudarmat saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Viral! Pria Diduga ODGJ Rusak Masjid di Gunungguruh Sukabumi

Kronologi Penemuan

​Sudarmat menjelaskan, penemuan bermula saat seorang penyadap karet bernama Juanda (52) sedang melakukan aktivitas rutinnya di perkebunan tersebut. Saat sedang menyadap, mata Juanda tertuju pada sesosok tubuh yang tergeletak terlentang di bawah tebing, dengan jarak sekitar 30 meter dari posisinya berdiri.

​”Saksi sedang menyadap karet, lalu melihat ada orang tergeletak. Setelah didekati, ternyata benar itu adalah Pak Udin. Saksi kemudian langsung melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Dusun setempat,” jelasnya.

Evakuasi dan Koordinasi

​Mendapat laporan tersebut, pihak P2BK Cikembar langsung berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam Cikembar, Pemerintah Desa Cikembar, Basarnas, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan asessmen dan proses evakuasi di lokasi kejadian.

Baca Juga  Pria di Surade Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkih, Diduga Depresi Akibat Tekanan Ekonomi

​Hingga berita ini diturunkan, mayat dibawa ke RSUD Sekarwangi bersama petugas gabungan untuk selanjutnya diperiksa tim medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian, dan Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih dalam.

​”Kami sudah berkoordinasi dengan semua unsur terkait untuk langkah penanganan selanjutnya,” pungkas Sudarmat.

Redaktur: Demi Pratama Adiputra

Reporter: Suhendi Soex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *