Raih IJTI Award 2026, Pengelola Minisoccer Sangrawayang Berharap Perizinan Olahraga Dipermudah Pemkab Sukabumi

Nanan Apon Menerima Penghargaan IJTI Award 2026. Inna Samudra Beach Hotel, Sabtu (26/09/2026).

SUKABUMISATU.com, Palabuhanratu – Lapangan mini soccer bukan sekadar tempat mengejar si kulit bundar. Di tengah minimnya ruang aktivitas positif bagi remaja, keberadaan fasilitas olahraga menjadi sarana krusial untuk membangun kebersamaan, disiplin, dan prestasi generasi muda.

​Semangat itulah yang membawa Mini soccer Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, meraih penghargaan dalam ajang Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) ke-3 dan IJTI Award 2026.

​Pengelola sekaligus Humas Mini soccer Sangrawayang, Nanan Apon, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya atas penghargaan yang diberikan.

​”Intinya kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari IJTI Sukabumi Raya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan Mini soccer Sangrawayang,” ujar Nanan selepas acara. Sabtu, (26/09/2026) di Inna Samudra Beach Hotel.

Baca Juga  Tambang Tak Berizin CV Duta Limas Kembali Beraktivitas, ESDM Jabar Turun Tangan

​Menurutnya, penghargaan ini menjadi suntikan semangat untuk terus menjadikan fasilitas tersebut sebagai tempat berkegiatan positif, khususnya bagi pemuda di wilayah Kecamatan Simpenan.

​Namun, di balik kebanggaan tersebut, Nanan menitipkan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Ia meminta Pemkab memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha dan pemanfaatan ruang untuk fasilitas olahraga.

​Ia berharap proses yang berkaitan dengan tata ruang maupun perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dapat diberikan kemudahan, selama seluruh persyaratan dan ketentuan yang berlaku dipenuhi oleh pihak pengelola.

​”Kami mohon kepada pemerintah daerah agar perizinan, baik terkait tata ruang maupun DPMPTSP, bisa dipermudah,” tegasnya.

Baca Juga  Ladang Basah di Balik Meja Perizinan: 7 Tahun Tanpa RDTR, Investasi Sukabumi Tersandera "Main Mata"

​Bagi Nanan, Mini soccer Sangrawayang memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar arena olahraga. Tempat ini diharapkan menjadi wadah produktif yang menghindarkan anak muda dari kegiatan negatif.

​”Ini bukan hanya soal bermain bola. Kami ingin menjadikan mini soccer sebagai ruang tumbuh generasi,” tambahnya.

​Nanan menegaskan bahwa penghargaan IJTI Award 2026 tidak boleh berhenti sebagai acara seremoni belaka. Dukungan nyata dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar ruang-ruang publik berbasis olahraga bisa terus tumbuh di Kabupaten Sukabumi.

​”Bagi kami pengelola Mini soccer Sangrawayang, apresiasi dari IJTI ini mudah-mudahan menjadi energi baru untuk terus menjaga keberadaan fasilitas olahraga. Ini adalah bagian dari upaya membina generasi muda Kabupaten Sukabumi yang aktif, sehat, dan produktif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *