Jumat,17 April 2026
Pukul: 11:14 WIB

Pria di Surade Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkih, Diduga Depresi Akibat Tekanan Ekonomi

Pria di Surade Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkih, Diduga Depresi Akibat Tekanan Ekonomi

Sabtu, 11 Oktober 2025
/ Pukul: 11:19 WIB
Sabtu, 11 Oktober 2025
Pukul 11:19 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Warga Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di kebun cengkih milik PT Mirzabuana Sentosa, Sabtu (11/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama D (32), warga Kampung Cigaru RT 026 RW 004, Desa Sirnasari. Ia ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang tengah melintas di area perkebunan sekitar pukul 06.00 WIB.

Saksi yang menemukan korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Surade bersama petugas medis Puskesmas dan perangkat desa tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga  Hasil Analisa DNA: Sampel Rambut dari Surade Sukabumi Milik Harimau Jawa

“Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di dahan pohon durian dengan menggunakan tali berbahan kain. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memastikan tidak ada unsur kekerasan. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Dari keterangan keluarga, korban diketahui sempat mengalami tekanan batin dan depresi akibat masalah ekonomi yang berkepanjangan.

Baca Juga  Geger Penemuan Mayat Pria di Perkebunan Asabaland Ciracap Sukabumi, Begini Ciri-cirinya!

Kepolisian setempat mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi mental dan kesejahteraan anggota keluarga di lingkungan masing-masing.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan mencari pertolongan atau berbagi cerita saat menghadapi tekanan hidup,” tambah petugas tersebut.

 

Peristiwa tragis ini menambah daftar kasus bunuh diri yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun ini. Pemerhati sosial menilai, faktor ekonomi dan tekanan psikologis masih menjadi penyebab dominan di balik kasus-kasus serupa.

 

Catatan Redaksi:
Jika Anda atau orang di sekitar Anda menunjukkan tanda-tanda depresi atau keinginan untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan bantuan profesional seperti Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes RI 119 ext. 8 atau fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga  Isu Kelapa Ditebang Paksa Diganti Sawit di Surade, SPI Desak Distan Bertindak

 

Related Posts

Add New Playlist