Selasa,14 April 2026
Pukul: 17:59 WIB

Pembangunan Toko Modern Bikin Genangan, Warga Cibadak: “Kami yang Kena Imbasnya!”

Pembangunan Toko Modern Bikin Genangan, Warga Cibadak: “Kami yang Kena Imbasnya!”

Senin, 13 Oktober 2025
/ Pukul: 19:10 WIB
Senin, 13 Oktober 2025
Pukul 19:10 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Maraknya pembangunan toko modern di kawasan perkotaan Sukabumi mulai menuai kritik dari warga. Salah satu contohnya terjadi di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (13/10/2025), kembali mengakibatkan genangan air di depan salah satu toko elektronik baru, Era Blue Electronics, hingga mengganggu aktivitas usaha di sekitarnya.

Warga menilai, pembangunan yang dilakukan tanpa memperhatikan sistem drainase lingkungan menjadi sumber masalah utama. Konstruksi saluran air di depan toko tersebut diduga tidak memenuhi standar, sehingga air hujan meluap ke badan jalan dan area sekitar.

Baca Juga  Mahoni Keropos Roboh di Pintu Keluar RSUD Sekarwangi, Angkot Tertimpa – Warga Sudah Lama Khawatir

Akibatnya, sejumlah pelaku usaha kecil seperti Café Warkopyor harus menanggung kerugian. Air sempat masuk ke dalam area kafe hingga setinggi betis orang dewasa, membuat pelanggan panik dan perabotan rusak.

“Setiap hujan deras, kami was-was. Ini bukan sekadar genangan, tapi sudah mengganggu penghidupan orang,”
ujar Teguh Pramudya, penjaga Warkopyor, dengan nada kecewa.

Selain merugikan pelaku usaha, kondisi tersebut juga membahayakan pengguna jalan yang melintas di jalur utama Cibadak. Air yang tergenang membuat lalu lintas tersendat dan memperbesar risiko kecelakaan.

Menanggapi keluhan warga, Anang Kristiando, perwakilan vendor pembangunan Era Blue Electronics, menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut ke pihak manajemen.

Baca Juga  Saluran Air Tertutup Cor Bangunan, PUPR Soroti Dugaan Pelanggaran di Cibadak

“Kami akan teruskan ke pimpinan agar segera dilakukan evaluasi dan perbaikan drainase,” ujarnya singkat.

Namun warga berharap langkah yang dijanjikan tidak berhenti pada janji semata. Mereka mendesak agar pemerintah daerah lebih tegas dalam mengawasi proyek-proyek komersial baru, terutama yang berpotensi mengganggu lingkungan dan aktivitas ekonomi warga sekitar.

“Kalau dibiarkan, nanti yang dirugikan masyarakat kecil lagi. Toko besar berdiri megah, tapi dampaknya kami yang tanggung,” ujar seorang warga setempat.

Fenomena ini memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan tanggung jawab lingkungan. Sebab tanpa perencanaan yang matang, pembangunan justru bisa menjadi sumber masalah baru bagi warga kota.

Baca Juga  Akses Vital Selatan Sukabumi Kembali Lumpuh, Longsor Tutup Jalan Kiara Dua–Bagbagan

Reporter: Mawaldi

Related Posts

Add New Playlist