SUKABUMISATU.com – Nasib malang menimpa Idim (62), seorang buruh harian lepas asal Kampung Citengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. Rumah tinggalnya mengalami kebakaran hebat pada Selasa pagi (06/01/26) sekitar pukul 08.00 WIB, saat ia dan istrinya sedang berjuang mencari nafkah di sawah.
Kronologi: Bahaya yang Tak Terlihat
Kejadian bermula ketika aktivitas memasak gula merah di dapur ditinggalkan begitu saja. Api dari kompor tungku yang masih menyala diduga menjadi pemicu utama amukan si jago merah.
Di dalam rumah, anak pemilik rumah bernama Irvan (24) tengah tertidur pulas di kamar depan, tidak menyadari bahwa api sudah mulai melahap bagian dapur dan merembet ke ruang tengah. Beruntung, warga sekitar segera menyadari kepulan asap dan melaporkannya kepada pihak berwajib.
Gerak Cepat Petugas dan Warga
Kapolsek Cikembar, IPTU Yadi Suryadi, S.H., M.Si, mengungkapkan bahwa anggotanya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Petugas segera mengamankan area agar kerumunan warga tidak mendekati titik api yang membahayakan.
”Kami berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran Wilayah Cibadak. Berkat kerja sama petugas dan bantuan gotong royong warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum meratakan seluruh bangunan,” jelas IPTU Yadi.
Dampak Kejadian
Meski api berhasil dipadamkan, kerusakan pada bagian dapur dan ruang tengah tidak terhindarkan. Beruntung, Irvan berhasil selamat tanpa luka sedikit pun, dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang dialami keluarga Idim diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Saat ini, pihak kepolisian melalui Bripka Beni, Bripka Cahyadi, dan Bripka Angga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu memastikan kompor atau tungku benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra








