SUKABUMISATU.com – Arus lalu lintas di wilayah Sukabumi mencapai titik puncak kepadatan pada H+4 Lebaran 2026. Bertepatan dengan momen libur sekolah, ribuan kendaraan wisatawan dan pemudik yang hendak kembali ke kota asal terjebak kemacetan ekstrem di sejumlah titik krusial, seperti pertigaan Cikidang dan Tanjakan Pamuruyan. Rabu, (25/03/2026).
Terjebak Setengah Hari Lebih
Pengalaman pahit dialami oleh Supri, salah seorang pengendara yang melintas di tengah padatnya arus balik dan liburan. Menggunakan mobil bak terbuka bersama keluarganya, ia mengaku telah terjebak kemacetan selama 14 jam dalam perjalanan dari Cibamban menuju Curug.
”Dari jam 12 siang kemarin (berangkat), jam 2 malam baru sampai di pertigaan Cikidang. Total sudah 14 jam terjebak macet,” ujar Supri saat ditemui di tengah antrean kendaraan, Rabu (25/3/2026).
Meski tampak lelah setelah belasan jam di jalan, Supri tetap berusaha tersenyum demi menyemangati anggota keluarganya yang turut serta mengisi waktu libur sekolah di dalam mobil tersebut.
Kondisi di Tanjakan Pamuruyan
Kondisi serupa terjadi di Tanjakan Pamuruyan yang menjadi urat nadi penghubung antar wilayah. Nana, warga asal Banten yang melakukan perjalanan dari arah Pelabuhan Ratu menuju Serang, harus pasrah tertahan di jalur tersebut selama 1,5 jam.
”Ini di Tanjakan Pamuruyan, tempat macet nih, Om. Saya mau ke Ciomas, Serang. Sudah hampir satu setengah jam tertahan di sini,” ungkap Nana pada sukabumisatu.com.
Harapan Pengguna Jalan di Puncak Arus Balik
Menanggapi kondisi lumpuhnya jalur utama ini, para pengguna jalan berharap adanya langkah nyata dari petugas di lapangan untuk mengurai kepadatan, mengingat volume kendaraan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir masa libur sekolah.
”Harapannya pengennya jalan sih lancar terus ya. Mungkin momen Lebaran dan liburan ini ada perapatan (pengaturan petugas) yang lebih maksimal, biar kendala macet ini bisa teratasi,” harap Nana.
Kombinasi antara arus balik Lebaran dan tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata ke arah Pajampangan dan Pelabuhan Ratu, membuat beban jalan di Sukabumi meningkat tajam. Masyarakat dihimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan dan kesehatan fisik saat menghadapi antrean panjang yang mencapai belasan jam.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra










