Sukabumisatu.com – Bencana longsor dan banjir menerjang wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/7) dini hari. Peristiwa yang dipicu hujan deras sejak malam itu menyebabkan belasan rumah terdampak dan puluhan warga harus mengungsi sementara.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kejadian terjadi sekitar pukul 02.15 WIB di dua kampung, yakni Kampung Cileungsir RT 07 RW 01 dan Kampung Garduh RT 06 RW 02, Desa Bojongasih.
“Hujan intensitas tinggi yang turun sejak malam memicu longsor dan banjir. Banjir diperparah akibat aktivitas cut and fill di sekitar lapang bola,” ujar Jujun Juaeni Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak kepada wartawan (6/7).
Sedikitnya sembilan kepala keluarga (KK) atau 44 jiwa terdampak dalam bencana ini. Enam rumah warga tergenang banjir, sementara tiga lainnya mengalami kerusakan akibat longsor.
Rumah milik Bapak Ace dihuni tujuh jiwa, Bapak Denih empat jiwa, Ibu Amel lima jiwa, Bapak Tatang delapan jiwa, Bapak Ubad empat jiwa, dan Bapak Ujang Hendar tujuh jiwa terendam banjir.
Sementara longsor menimpa rumah Ibu Kokom (3 jiwa), Ibu Een (4 jiwa), dan Bapak Ujang (3 jiwa).
Selain itu, satu kepala keluarga atas nama Budi Yulianto juga berada dalam kondisi terancam.
Hingga kemarin, petugas gabungan dari P2BK, Pemdes Bojongasih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta Satgas Linmas telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan darurat.
“Penanganan sedang berjalan, warga terdampak masih bertahan di rumah kerabat terdekat,” imbuhnya.
Sejumlah kebutuhan mendesak saat ini antara lain bronjong, karung, material penahan longsor, dan normalisasi saluran drainase.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi memicu bencana susulan.
“Kami minta masyarakat aktif melaporkan bila ada kondisi membahayakan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Reporter : Suhendi Soek
Editor : Candra











