SUKABUMISATU.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menanggulangi dampak banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Nyalindung pada akhir Desember 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur penting yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat.
Sejumlah fasilitas publik terdampak, mulai dari jembatan, saluran irigasi, hingga ruas jalan kabupaten yang tertutup material longsoran. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, DPU Kabupaten Sukabumi bersama UPTD PU Wilayah Jampangtengah dan UPTD Alat Berat langsung melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Personel dan alat berat dikerahkan untuk membuka kembali akses jalan serta meminimalisir risiko bencana lanjutan.
Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Robi Ferdian, mengatakan penanganan dilakukan sejak hari pertama bencana terjadi. Fokus awal diarahkan pada pemulihan akses masyarakat dan pengamanan infrastruktur yang mengalami kerusakan.
“Begitu bencana terjadi pada 28 Desember 2025, kami langsung melakukan penanganan darurat supaya aktivitas warga bisa segera kembali berjalan,” ujar Robi.
Ia menjelaskan, langkah awal meliputi pembersihan material longsoran yang menutup badan jalan, penanganan sementara jembatan terdampak, serta normalisasi saluran irigasi yang tersumbat akibat banjir.
Selain itu, DPU Kabupaten Sukabumi juga melakukan inventarisasi kerusakan sebagai dasar penyusunan rencana perbaikan jangka menengah hingga permanen. Koordinasi lintas unit dinilai menjadi kunci percepatan penanganan di lapangan.
“Kami tidak hanya fokus pada kondisi darurat, tetapi juga mendata seluruh kerusakan agar perbaikan ke depan bisa direncanakan secara menyeluruh,” tambahnya.
DPU Kabupaten Sukabumi berharap langkah cepat dan terkoordinasi tersebut dapat mengurangi dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat Nyalindung. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi di wilayah rawan banjir dan longsor.











