SUKABUMISATU.com – Ratusan personel Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 13/Nanggala/1/1/Kostrad resmi dilepas untuk mengemban tugas negara dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).
Pelepasan para prajurit berprestasi ini dilakukan dalam sebuah upacara tradisi yang khidmat di Lapangan Upacara Yon Armed 13 Nanggala, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (24/06/2026).
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Asja ini mengaku sangat bangga atas terpilihnya ratusan prajurit Yon Armed 13 Nanggala untuk menjaga kedaulatan di tapal batas negeri.
”Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi merasa sangat bangga terhadap personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 13/Nanggala. Ini adalah tugas mulia,” ujar Bupati di hadapan para prajurit.
Bukan Sekadar Menjaga Garis Wilayah
Bupati menegaskan, tugas pengamanan perbatasan yang diemban oleh para prajurit Kostrad ini bukan sekadar menjaga garis geografis semata. Lebih dari itu, mereka membawa misi besar sebagai representasi TNI Angkatan Darat (AD) sekaligus wajah bangsa di mata dunia.
”Tugas ini adalah tentang bagaimana menjaga kedaulatan negara, melindungi masyarakat perbatasan, serta menjadi representasi TNI AD di mata masyarakat luas,” tegasnya.
Ia juga meminta agar seluruh personel tetap menanamkan jiwa kesatria dan semangat pantang menyerah selama berada di medan penugasan.
”Kibarkan terus semangat Nanggala di tapal batas negeri. Ingat, keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari aspek militer semata, tetapi bagaimana saudara yang bertugas mampu menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif di wilayah penugasan,” tambah Bupati.

Pesan Bupati: Jaga Soliditas dan Humanis ke Masyarakat
Di akhir amanatnya, Bupati Sukabumi menitipkan beberapa pesan penting bagi para prajurit selama menjalankan tugas di Kalimantan Barat, di antaranya:
Profesionalisme: Melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi.
Jaga Nama Baik: Menjaga nama baik satuan dan institusi TNI AD, khususnya nama baik Yon Armed 13/Nanggala dan Kabupaten Sukabumi.
Pendekatan Humanis: Membangun komunikasi yang baik dan bersinergi dengan masyarakat lokal di perbatasan.
Kepatuhan Hukum: Mematuhi hukum dan aturan yang berlaku, serta selalu menjaga kesehatan, kekompakan, dan soliditas antar-prajurit.
”Jadilah satu tim yang kuat, saling mendukung, dan melindungi,” cetusnya.
Doa dari Masyarakat Sukabumi untuk Keluarga Prajurit
Pemerintah Daerah bersama seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sukabumi dipastikan akan selalu menyertai langkah para prajurit lewat doa. Bupati optimis, Satgas Pamtas ini akan kembali ke markas Cikembar dengan selamat dan membawa prestasi gemilang.
Tak lupa, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini memberikan penguatan bagi para istri dan keluarga prajurit (Persit) yang ditinggal bertugas selama beberapa bulan ke depan.
”Saya berpesan juga kepada keluarga yang ditinggalkan agar terus mendoakan dan mendukung suami. Dukungan dan doa dari rumah adalah kekuatan utama bagi prajurit dalam melaksanakan tugas di lapangan,” pungkasnya.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra












