Kursi Kosong Terisi, Bupati Asep Japar Tagih ‘Nyali’ ASN: Melayani, Bukan Dilayani!

Pelantikan Eselon Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi April 2026.

SUKABUMISATU.com, PALABUHANRATU – Teka-teki pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi akhirnya terjawab. Bertempat di Aula Sekretariat Daerah, Rabu (1/4/2026), Bupati Sukabumi H. Asep Japar resmi melantik 93 ASN, termasuk tiga “nakhoda” baru untuk pos eselon II B yang selama ini dibiarkan lowong.

​Namun, pelantikan kali ini bukan sekadar seremoni bagi-bagi kursi. Di hadapan para pejabat yang baru disumpah, Bupati melayangkan teguran keras sekaligus tantangan terbuka bagi birokrasi yang kerap dianggap lamban.

​Wajah Baru di Pos Strategis

​Setelah melalui proses seleksi yang panjang, tiga nama besar kini resmi memegang kendali di instansi vital:

Deni Yudono, S.KM., M.M.KP kini menjabat sebagai Kasat Polisi Pamong Praja.

Baca Juga  Sertijab Danyonif 310, Bupati Sukabumi Minta Jaga Kolaborasi dan Sinergitas

Ganjar Anugrah, S.IP., M.Si didapuk memimpin BKPSDM.

Dadang Rustandi, SH, ST, MA dipercaya menakhodai Dinas Arsip dan Perpustakaan.

​Ketiganya memikul beban berat, mulai dari penegakan Perda yang humanis di tangan Satpol PP, hingga urusan “dapur” kepegawaian di BKPSDM yang sering kali menjadi sorotan publik.

Jangan Alergi Kritik di Media Sosial

​Satu hal yang menarik perhatian dalam pidato Bupati adalah sorotan tajamnya terhadap fenomena “ASN Baperan”. Asep Japar secara blak-blakan meminta anak buahnya untuk tidak menutup mata terhadap keluhan warga yang bertebaran di media sosial.

​”Masyarakat menuntut pelayanan yang lebih cepat dan jelas. Jika ada kritik soal jalan rusak, layanan kesehatan, atau sekolah di media sosial, ASN wajib hadir memberi penjelasan. Jawab dengan santun, bukan dibalas dengan emosi apalagi dibiarkan!” tegas Bupati dengan nada tinggi.

Baca Juga  32 Putra-Putri Terbaik Sukabumi Siap Kibarkan Merah Putih di HUT ke-80 RI

​Bupati menekankan bahwa di era digital ini, integritas tidak hanya diukur dari absen masuk kantor, melainkan seberapa responsif birokrasi menjawab jeritan warganya.

Menanti Bukti, Bukan Sekadar Janji

​Publik kini menunggu, apakah pelantikan 93 ASN ini akan membawa perubahan signifikan pada pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi, atau hanya sekadar rotasi administratif rutin.

​Sumpah jabatan telah diucapkan di bawah kitab suci. Kini, bola panas ada di tangan para pejabat baru. Apakah mereka mampu menjadi pelayan masyarakat yang sesungguhnya, atau justru terjebak dalam zona nyaman birokrasi yang kaku?

Baca Juga  Lantik Puluhan Pengawas dan Kepala Sekolah, Begini Pesan Bupati Marwan Hamami

​Pesan Bupati jelas: Jabatan adalah amanah, dan rakyat adalah bos yang sebenarnya. Jangan sampai, setelah dilantik, pintu kantor justru makin sulit diketuk oleh rakyat kecil.

Reporter: Aldi

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *