SUKABUMISATU.COM – Cerita Muhammad Fadilah alias Doel, bocah asal Palabuhanratu yang hampir putus sekolah karena kemiskinan rupanya masih menyisakan kisah lain. Mak Engkom (55), nenek Doel, rupanya hidup serba kekurangan dan hanya tinggal di Gubuk berukuran 2×2 meter milik tetangga.
Engkom tinggal di sebuah gubuk yang lokasinya berada di sekitaran kawasan Hutan Kota Kiaralawang, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Gubuk tersebut milik tetangga Engkom yang sebelumnya hanya difungsikan sebagai saung kebun.
Hanya ada dua ruang di gubuk yang ditinggali Engkom. Satu ruang digunakan untuk beristirahat, sementara satu lainnya digunakan untuk dapur seadanya.
“Saya sudah lima bulan tinggal di sini. Mau gimana lagi, semenjak suami saya meninggal dunia, saya tidak ada tempat tinggal,” ujar Engkom kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).
Mak Engkom sebenarnya masih memiliki keluarga. Ia sempat tinggal bersama sanak saudaranya namun tak betah tinggal berlama-lama.
Ia tidak memungkiri sering terjadi konflik dengan sanak saudara tempat dia tinggal sebelumnya. Ia pun memilih pergi dan tinggal di saung tersebut.
“Selepas suami meninggal, saya hidup begini aja enggak ada yang menanggung jawab,” kata dia.
“Kalau untuk makan kadang tetangga juga ada yang ngasih. Kalau bantuan dari pemerintah sampai sekarang belum ada, dulu sempat dapat tapi katanya sudah diblokir,” tambah dia.
Engkom pun berangan-angan bisa tinggal di tempat yang lebih layak lagi. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah maupun donatur lain.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor







