SUKABUMISATU.com, KOTA SUKABUMI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi menorehkan prestasi gemilang dalam urusan pengelolaan arsip. Tidak tanggung-tanggung, Bapenda sukses memborong dua gelar juara pertama sekaligus dalam ajang bergengsi Asosiasi Arsip Indonesia (AAI) Award 2026.
Penghargaan luar biasa ini diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Pendopo Sukabumi, Jalan Achmad Yani, Kota Sukabumi, pada Senin (15/06/2026).
Acara penyerahan apresiasi ini digelar bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 dan Hari Perpustakaan Nasional. Pemerintah Kabupaten Sukabumi sengaja memberikan penghargaan ini kepada perangkat daerah, dinas, dan lembaga yang dinilai menjadi pengelola arsip terbaik.
Bupati Asep Japar: Arsip Adalah Bukti Hukum dan Akuntabilitas
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan mengenai pentingnya menjaga dokumen negara. Menurutnya, arsip bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan rekam jejak perjalanan sebuah bangsa.
”Arsip menjaga memori dan menjadi kunci perjalanan bangsa. Perpustakaan dan kearsipan ini sangat penting, bukan hanya dokumen yang disimpan, namun merupakan bukti hukum dan bukti akuntabilitas kinerja,” tegas Asep Japar.
Ia menambahkan, arsip yang terkelola dengan baik akan menjadi sumber informasi utama dalam pengambilan keputusan serta evaluasi di masa depan.
”Arsip itu harus tetap dijaga dengan baik karena akan menjadi bukti sejarah, menjaga identitas sejarah, dan kearifan lokal kita,” imbuhnya.
Borong Dua Piala, Jadi ‘Vitamin’ Peningkatan Pelayanan
Di tempat yang sama, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya atas pencapaian ini. Bapenda sukses mengawinkan dua gelar Juara 1 dari dua kategori berbeda, yaitu:
- Juara 1 Kategori Record Center Terbaik tingkat Sekretariat/Dinas/Badan.
- Juara 1 Kategori Arsiparis Berkinerja Baik yang diraih oleh salah satu pegawai terbaiknya.
”Alhamdulillah, kami mendapat dua gelar juara sekaligus, yaitu juara 1 dari dua kategori di ajang AAI Award ini,” ujar pria yang akrab disapa Bima tersebut.
Bima menyebut, penghargaan ini merupakan suntikan motivasi atau ‘vitamin’ bagi seluruh jajaran Bapenda untuk terus meningkatkan performa pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal tata kelola kearsipan.
”Ini merupakan vitamin bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama pengelolaan arsip. Kami juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pegawai yang sudah bekerja keras, khususnya Ibu Levi yang dinobatkan menjadi juara 1 arsiparis terbaik tingkat Kabupaten Sukabumi,” ungkap Bima bangga.
Krusial untuk Riwayat Pajak dan Status Tanah
Ke depan, Bima berharap pengelolaan arsip di Bapenda bisa semakin maksimal. Terlebih, karakteristik arsip di instansi yang dipimpinnya sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan hak milik warga dan aset daerah.
”Di Bapenda kebanyakan adalah arsip aktif yang berkaitan dengan pajak dan status kepemilikan lahan. Jadi, harus betul-betul disusun dengan baik dan tidak boleh hilang karena riwayatnya harus jelas,” pungkas Bima.
Dengan sistem kearsipan yang rapi dan terdigitalisasi dengan baik, Bapenda berkomitmen untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penelusuran data perpajakan dan status tanah secara cepat, akurat, dan transparan.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra












