Kamis,30 November 2023
Pukul: 02:17 WIB

Kejari Kab Sukabumi Terima Uang Titipan Rp 4,3 M Terkait Kasus SPK Fiktif di Dinkes

Kejari Kab Sukabumi Terima Uang Titipan Rp 4,3 M Terkait Kasus SPK Fiktif di Dinkes

Rabu, 16 November 2022
/ Pukul: 08:03 WIB
Rabu, 16 November 2022
Pukul 08:03 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Dugaan tindak pidana korupsi dengan modus Surat Perintah Kerja (SPK) bodong atau fiktif senilai Rp.25 Miliar yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi terus berjalan.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi baru menerima uang titipan dari sejumlah perusahaan yang melakukan pembangunan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi senilai Rp4,3 Milyar. Selasa (15/11/2022)

Sekitar pukul 20.00 WIB tim penyidik Kejaksaan di bawah pimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Siju bersama tim Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Ratno Timur Habeahan Pasaribu didampingi Kasi Intelijen pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Tigor Untung Marjuki bersama Pimpinan Cabang Kantor Bank BJB Palabuhanratu, Rahmat Abadi langsung melakukan penghitungan uang miliyaran di aula Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Selasa (15/11/2022)

Baca Juga  Mini Soccer Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Kabupaten Sukabumi, Lapas Warungkiara jadi Juara

“Iya, malam ini telah dilakukan penitipan uang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan SPK fiktif pada keuangan Kantor Cabang Bank BJB Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dari bantuan Provinsi Jawa Barat kepada Dinas Kesahatan Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2016,” kata Siju kepada SukabumiSatu.com saat hendak melakukan penghitungan uang penitipan pada kasus tersebut.

Masih ditempat yang sama, Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Ratno Timur Habeahan Pasaribu mengatakan, uang sebanyak Rp4,3 Miliyar tersebut berasal dari 5 perusahaan dari jumlah total 36 perusahaan yang melalukan pembangunan proyek pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Penilaian Kemendagri: Penyerapan Anggaran Kota Sukabumi Salah Satu yang Terbaik

“Jumlah uang yang baru dititipkan saat ini baru Rp4,3 Miliyar. Nah, nanti kita tunggu lagi perusahaan lainnya apakah mereka ada niatan untuk mengembalikan uang apa tidak,” singkatnya.

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)