SUKABUMISATU.com, Surade – Jampang Creative Camp (JCC) kembali hadir untuk edisi kedua di Pantai Minajaya, Sukabumi Selatan. Mengusung tema “Kutamara nu jadi Mahkota, Laut kidul kudu jadi harta”, ajang ini menjadi ruang pertemuan strategis antara kesadaran biodiversitas, praktik seni, dan peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda.
Ketua Pelaksana JCC 2, S. Sophiyah K, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung dari 31 Januari hingga 1 Februari 2026 ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah laboratorium ide bagi pemuda Jampang.
Rebranding Kutamara
Menurut Sophiyah, pemilihan lokasi di Pantai Minajaya memiliki nilai historis dan saintifik yang mendalam. Melalui JCC, pihaknya ingin mengajak publik melihat kembali sejarah kawasan tersebut.
”Melalui tema ini, JCC mengajak publik melihat kembali Pantai Minajaya—yang dahulu bernama Kutamara—sebagai kawasan geologi purba yang menyimpan ‘harta’ ilmu pengetahuan di tengah potensi ancaman perubahan iklim dan alih fungsi lahan,” ujar S. Sophiyah K dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa keunikan JCC terletak pada proses inkubasi. Peserta tidak hanya datang untuk belajar teori, tetapi langsung terjun mempresentasikan gagasan mereka di hadapan para profesional.
Kolaborasi Seni dan Teknologi Tinggi
Sophiyah juga menyoroti daya tarik utama tahun ini, yakni kolaborasi lintas disiplin antara seni kontemporer dan teknologi digital melalui projection mapping.
”Kami menghadirkan karya tari kontemporer hasil workshop koreografer Arbi Nuralamsyah yang dipadukan dengan teknologi animasi dan instrumen bunyi tradisional. Ini adalah cara kami merepresentasikan ketegangan antara kewaspadaan lingkungan dan harapan manusia,” jelasnya.
Komitmen Keberlanjutan
Sebagai pimpinan program, Sophiyah menegaskan bahwa JCC berkomitmen pada keberlanjutan ide peserta. Peserta yang terpilih nantinya akan diberi pendampingan untuk melanjutkan produksi karyanya pasca-kegiatan, sehingga benar-benar menjadi peluang nyata di industri kreatif.
Rangkaian Acara JCC 2:
- Talk Show Kebudayaan: Bedah sejarah geologi purba bersama Prof. Teguh (Geopark Ciletuh).
- Workshop Kreatif: Lokakarya ekonomi kreatif bersama Binus University dan MNP Tangerang.
- Presentasi Ide: Mentoring langsung bersama praktisi seni Anzar Mustikowati.
- Apresiasi Budaya: Penganugerahan Tokoh Lingkungan dan penampilan musik Skasta serta Senja.
Informasi Pendaftaran:
Masyarakat yang ingin bergabung dapat menghubungi panitia di nomor +62 858-7208-4480 (M. Ramdani) atau melalui akun Instagram @senipakidoelan.
Editor: Demi Pratama Adiputra
Reporter: Maulana Yusuf









