SUKABUMISATU.COM – penculikan-anak/">Isu penculikan anak membuat warga di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi geger. Polisi pun tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan kabar tersebut.
Isu ini beredar di masyarakat setidaknya selama tiga hari terakhir. Awalnya, ada cerita seorang anak yang didatangi tiga orang tidak dikenal di Kampung Bojonggaling, Desa Bojonggaling.
Satu dari warga setempat, Teja (34), mengaku mendapat informasi langsung dari korbannya. Menurutnya korban hampir dipaksa untuk ikut oleh tiga orang tak dikenal itu saat tiduran di teras rumah.
“Korban dipaksa untuk ikut,” kata Teja kepada wartawan dikutip sukabumisatu.com, Sabtu (21/1/2023).
Dugaan penculikan itu gagal karena si anak berteriak dan memancing perhatian keluarga serta warga sekitar. Para pelaku dugaan penculikan lari pun lari terbirit-birit.
“Anak itu nangis berteriak. Pas ditemuin seperti ketakutan, lalu dia cerita lah dia (anak tersebut) dipaksa untuk ikut oleh tiga orang tidak dikenal,” kata dia.
Teja mengatakan, informasi yang Ia dapat tiga orang itu terdiri dari satu orang perempuan dan dua laki-laki. Namun tidak ada warga lain yang melihat ketiga orang ini selain si anak yang mengaku dipaksa ikut.
Kabar ini pun beredar cepat hingga beredar foto-foto diduga penculik anak di Bojonggenteng di media sosial. Belakangan dipastikan foto tersebut hoaks.
Atas peristiwa ini, kepolisian setempat meminta warga untuk tidak terpancing dengan kabar yang belum jelas. Polisi sedang melakukan penyelidikan atas kasus ini.
“Belum bisa dipastikan karena hanya ada cerita korban yaitu anak itu. Tidak ada warga yang melihat pelaku,” ungkap Iptu Subarjo, Kapolsek Bojonggenteng kepada wartawan.