SUKABUMISATU.COM – Musibah gempa 6,8 SR mengguncang Marakesh, Maroko, Jumat (08/09/2023). Wilayah tersebut merupakan lokasi kegiatan dimana Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, sedang melakukan kunjungan.
Dilansir dari CNN, sebanyak 296 orang tewas akibat musibah tersebut. Korban berasal dari sejumlah wilayah diantaranya Al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilail, Chichaoua, dan Taroudant,.
“Sementara sebanyak 153 orang lainnya mengalami luka-luka,” dikutip sukabumisatu.com, Sabtu (09/09/2023).
Para korban luka juga berdatangan ke rumah sakit. Gempa menyebabkan kerusakan bangunan yang cukup masid.
“Rumah sakit di Marrakesh dilaporkan mengalami gelombang besar para korban yang terluka,” dilansir dari sumber yang sama.
Dikonfirmasi terpisah Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, mengaku belum mendapat informasi terkini terkait kondisi Bupati Marwan Hamami.
“Nanti setelah ada info, akan saya sampaikan,” kata dia.
Herdy mengatakan Bupati Marwan Hamami berangkat ke Maroko dalam rangka The 10 th International Conference on Global Geopark Network (GGN) di M’Goun UGGp, Marakesh, Maroko. Kegiatan diselenggarakan 7 hingga 11 September 2023.
Konferensi Internasional tentang Geopark Global UNESCO adalah acara terpenting dalam Jaringan Unesco Global Geopark.
Dewan Eksekutif GGN mendorong seluruh kolega untuk berpartisipasi dalam Konferensi Internasional tentang Geopark Global UNESCO.
“Konferensi ini memberikan kesempatan kepada semua Geopark untuk terhubung, mendiskusikan praktek terbaik yang dihasilkan dari proyek atau kegiatan yang sukses, menyelami beragam budaya, berjejaring, dan membangun kemitraan dan kolaborasi yang lebih kuat dan efektif,”tulis pria yang akrab dipanggil Bima ini.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












