Hanya Andalkan Satu Operator Solar, Antrean SPBU Cipanas Cibadak Bikin Jalur Sukabumi Macet Mengular

Antrian kendaraan di Pom Bensin Cipanas Cibadak. Jumat, (17/07/2026).

CIBADAK, SUKABUMI – Antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU Cipanas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang pada Jumat pagi (17/7/2026). Kemacetan dilaporkan mengular hingga ke kawasan industri PT Muara Tunggal.

​Aparat kepolisian dari Satlantar Polres Sukabumi yang sedang berpatroli langsung turun tangan ke lokasi guna mengurai kepadatan kendaraan dan menyelidiki penyebab utama lambatnya pelayanan di SPBU tersebut.

Penyebab Kemacetan: Operator Hanya Satu Orang

​Anggota Satlantar Polres Sukabumi, Aiptu Didik Darmadi, S.Pd., menjelaskan bahwa kemacetan dipicu oleh minimnya petugas operator pengisian solar di SPBU Cipanas. Saat volume kendaraan yang membutuhkan solar meningkat, pihak SPBU hanya menyiagakan satu orang petugas operator.

​”Tadi kami sedang melintas dan mendapati adanya antrean panjang. Setelah kami kroscek ke pihak SPBU, ternyata operator BBM jenis solar hanya satu orang,” ujar Aiptu Didik pada sukabumisatu.com di lokasi, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga  Korban Terjepit, Begini Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Tewaskan Sopir Truk Tangki di Cibadak Sukabumi

​Mengetahui hal tersebut, petugas kepolisian langsung berkoordinasi dengan manajemen SPBU untuk segera menambah personel di bagian pengisian solar agar proses pelayanan bisa berjalan lebih cepat.

​”Kami langsung koordinasi dengan tim SPBU untuk menambahkan operator, sehingga arus lalu lintas bisa segera terurai dan kendaraan roda empat pengguna solar dapat terlayani dengan cepat,” tambah Aiptu Didik. Langkah cepat ini terbukti efektif mengurai kemacetan yang sempat mengular panjang.

Keluhan Para Pengguna Jalan

​Kondisi pelayanan yang lambat ini sempat dikeluhkan oleh para sopir kendaraan besar dan angkutan umum yang sangat bergantung pada bahan bakar solar untuk operasional mereka.

​Roni (38), seorang sopir truk ekspedisi, mengaku sempat terjebak kemacetan hingga hampir satu jam sebelum akhirnya bisa mendekati area dispenser pengisian.

​”Tadi sempat macet parah dan tertahan hampir satu jam sebelum masuk pom bensin. Antreannya panjang sekali sampai ke jalan raya karena pelayanan solarnya lambat banget karena petugasnya cuma satu,” keluh Roni.

Baca Juga  Jalur Sukabumi Utara Padat Merayap, Imbas Penutupan Puncak Cianjur

​Hal senada diungkapkan oleh Hendi (42), sopir angkutan umum yang merasa merugi waktu akibat lambatnya pelayanan SPBU Cipanas.

​”Kita kan kejar setoran, kalau antre solar kelamaan gara-gara operatornya cuma satu, waktu kita habis di jalan. Harapannya pengelola SPBU lebih sigap, kalau tahu solar lagi ramai yang beli, operatornya jangan cuma satu orang,” tutur Hendi.

Imbauan Polisi Kepada Pengguna Jalan

​Guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari, Satlantar Polres Sukabumi mengimbau para pengendara untuk selalu memantau indikator bahan bakar kendaraan mereka dan melakukan manajemen waktu pengisian yang tepat.

​Berikut beberapa poin imbauan dari pihak kepolisian:

  • ​Cek Kondisi BBM Secara Berkala: Jangan menunggu tangki benar-benar kosong di jalur padat.
  • ​Cari Alternatif SPBU Lain: Jika melihat antrean di satu titik sudah mulai mengular ke jalan raya, pengendara disarankan mencari SPBU terdekat berikutnya.
  • ​Manfaatkan Waktu Senggang: Pengisian solar disarankan dilakukan pada malam hari atau pagi-pagi sekali demi menghindari jam sibuk.
Baca Juga  Lalin Macet! Truk Kontainer Angkut 27 Ton Batu Alam Mogok di Tanjakan Pamuruyan Sukabumi

​Saat berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak dilaporkan telah kembali normal dan lancar setelah pihak SPBU menambah operator pengisian dan polisi melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Uga Khoeru Rabbani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *