Senin,20 April 2026
Pukul: 09:15 WIB

Hadiri Hari Nelayan Ke 65, Bupati Sukabumi: Bentuk Syukur dan Tadabbur Alam

Hadiri Hari Nelayan Ke 65, Bupati Sukabumi: Bentuk Syukur dan Tadabbur Alam

Jumat, 23 Mei 2025
/ Pukul: 15:45 WIB
Jumat, 23 Mei 2025
Pukul 15:45 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Puncak perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu ke 65 berlangsung, Rabu (21/5/2025). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Festival dan Gelar Budaya Hari Nelayan Palabuhanratu 2025 dipusatkan di Alun-alun Gadobangkong.

Bupati Sukabumi, Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas dan Jajaran forkopimda, Sekda serta undangan lainnya, melepas peserta karnaval dari gedung pendopo Palabuhanratu. Ini adalah tahun ketiga, Festival Nelayan Palabuhanratu berada dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Ketua Hari Nelayan ke 65, Nandang,S.Ag menyebutkan rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak dari tanggal 20 April dan akan berakhir di tanggal 31 Mei 2025.

Baca Juga  Begini Kondisi Bupati Sukabumi Pasca Gempa 6,8 SR Guncang Lokasi Kunjungan di Maroko

“Hari ini upacara adat , bermacam kegiatan lain pun kami selenggarakan seperti Pelestarian Budaya, Religi, Bakti Sosial, Olahraga, Pengembangan Bakat dan event lainnya,” ungkap Bupati.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dengan adanya agenda tahunan peringatan hari nelayan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi. Merupakan event tahunan dalam kalender event Kabupaten Sukabumi,” beber Asep Japar.

Disamping itu Kata Bupati, di masa pasca bencana seperti saat ini, selain pembangunan penyelenggaraan event juga menjadi salah satu upaya pemulihan pasca bencana jelasnya.

Baca Juga  2.000 Peserta Perahu Kertas Dikukuhkan, Bupati Marwan: Komitmen Pemerintah Berdayakan Perempuan untuk Kemajuan

“Melalui perayaan festival dan gelar budaya beserta produk ekonomi kreatif dan atraksi yang disajikan dapat memberikan kesan dan pengalaman yang berharga bagi wisatawan,” terangnya dikutip dari rilis resmi Pemkab Sukabumi.

Tak hanya itu, Bupati mengingatkan acara ini harus dijadikan bentuk syukur dan tadabbur alam. “Jadikan momen ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Bupati berharap para nelayan di Kabupaten Sukabumi bisa lebih sejahtera dengan hasil tangkap yang melimpah. “Mudah-mudahan para nelayan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (adv)

Baca Juga  Propemperda 2026 Resmi Ditetapkan, DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakat Dorong Regulasi yang Berpihak pada Masyarakat

Related Posts

Add New Playlist