SUKABUMISATU.com, Curugkembar – Ketenangan warga Desa Curugkembar terusik menyusul aksi brutal sekelompok pengendara motor yang melukai seorang pemuda di Kampung Pasirtengah, Minggu sore (4/1/2026). Insiden ini memicu kekhawatiran mendalam bagi warga yang kerap melintasi jalur tersebut, terutama saat menjelang petang.
Suasana Mencekam di Sore Hari
Bagi warga sekitar, pukul 17.00 WIB biasanya merupakan waktu yang relatif aman untuk beraktivitas. Namun, serangan mendadak yang menimpa Dede Rahmat (21) mengubah persepsi tersebut. Saksi mata di lokasi menggambarkan betapa cepat dan tak terduganya aksi pengeroyokan tersebut terjadi.
”Kejadiannya sangat cepat. Tanpa ada cekcok, pelaku langsung menyerang. Ini yang membuat kami takut, karena siapa pun bisa jadi korban tanpa alasan yang jelas,” ujar rekan korban yang berada di lokasi.
Lokasi kejadian yang merupakan akses penghubung wilayah Sukabumi dengan Cianjur (Takokak) kini menjadi perhatian. Korban sendiri merupakan warga Cianjur yang sedang melintas. Warga mulai mempertanyakan keamanan di jalur-jalur sepi yang minim penerangan dan patroli.
Fakta Singkat Kejadian:
Waktu: Minggu, 4 Januari 2026 | 17.00 WIB.
Lokasi: Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar.
Korban: Dede Rahmat (21), warga Desa Waringinsari, Cianjur.
Kondisi: Luka bacok serius di punggung dan pinggang.
Pasca dilarikannya korban ke Pustu Desa Tanjungsari, warga berharap kepolisian tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan. Aksi “geng motor” yang menggunakan senjata tajam seperti celurit dan golok dinilai sudah sangat meresahkan dan mencederai rasa aman masyarakat.
Saat ini, Polsek Curugkembar tengah berupaya keras mengidentifikasi enam pelaku yang menggunakan tiga sepeda motor tersebut. Penangkapan para pelaku dianggap sebagai harga mati untuk mengembalikan kepercayaan warga terhadap keamanan di wilayah hukum Curugkembar.
Reporter: Aris
Editor: Demi Pratama Adiputra











