Sabtu,18 April 2026
Pukul: 20:02 WIB

Gema AMIN Bershalawat di Ponpes Al-Fath Sukabumi, Anies Kampanyekan Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Gema AMIN Bershalawat di Ponpes Al-Fath Sukabumi, Anies Kampanyekan Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Kamis, 21 September 2023
/ Pukul: 06:46 WIB
Kamis, 21 September 2023
Pukul 06:46 WIB
Gema AMIN Bershalawat untuk Indonesia di Ponpes Modern Dzikir Alfath, Kota Sukabumi, Rabu malam (20/09/2023).
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, mengajak santri dan warga untuk melestarikan dan mengembangkan budaya sebagai kekayaan bangsa.

Ajakan itu disampaikan Anies saat menghadiri acara Gema AMIN Bershalawat untuk Indonesia, di Ponpes Modern Dzikir Al Fath, di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Rabu malam (20/09/2023).

“Pesantren menjadi tempat tumbuhnya budaya yang tak hanya dilestarikan tapi budaya yang dipertahankan dan dikembangkan sehingga jadi bagian masa depan,” kata Anies.

Gema AMIN berhalawat di Ponpes Al-Fath dihadiri ribuan santri dan warga juga. Mereka tumpah ruah di sepanjang jalan pesantren hingga panggung utama.

Baca Juga  Relawan Sohib Indonesia Sukabumi Raya Siap Menangkan Pasangan AMIN

Tak kurang dari 50 kiai turut hadir dalam Gema Amin Bershalawat ini. Tak hanya dari Sukabumi, mereka ada juga yang berasal dari Banten, dan Jakarta.

Anies mengatakan, negara harus terlibat dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya, seperti pesantren ini.

“Pondok yang bisa melestarikan budaya harus dapat dukungan dari negara. Negara harus mengurusi pengembangan budaya seperti di pesantren,” kata Anies, sambil diteriaki Anies Presiden oleh jamaah.

Anies mengatakan, kekuatan budaya bisa mencapai ratusan ribu tabun. Namun, bila tak diperhatikan dan dikembangkan, lanjut Anies, budaya bisa mandeg dan terancam dilibas perkemangan zaman.

Baca Juga  Lagi! Longsor Sriwedari Hancurkan Bangunan UMKM, Pemilik Ruko Sentil Lambannya DPUTR

“Bila tak diperhatikan maka akan dilibas. Karena itu perlu terobosan, pengembangan, dan inovasi,” tukasnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Muhammad Fajar Laksana, menilai Anies Baswedan adalah figur yang menghargai seni budaya.

“Pak Haji Anies Rasyid Baswedan termasuk orang yang menghargai, dan mengapresiasi seni budaya dan sejarah masa lalu sehingga dia menjadi seorang yang visioner,” kata Fajar Laksana.

Penghargaan terhadap seni budaya adalah satu hal penting yang harus di perhatikan sosok pemimpin.

Kiai Fajar mengatakan, sosok pemimpin wajib memahami kearifan lokal, budaya, serja sejarah bangsanya.

Baca Juga  Sempat Bikin Macet, Batang Pohon Mahoni Tumbang di Jalan Bhayangkara Sukabumi

“Beliau pemimpin yang negarawan, sangat menghargai seni budaya dan sejarah. Beliau faham bahwa kita tidak bisa melihat masa depan, kalau tidak melihat masa lalu,” kata Kiai Fajar.

“Orang yang akan memimpin, wajib memahami kearfian lokal dan sejarah bangsanya. Supaya dia bisa melihat jauh kedepan dan tentu harus memiliki kekuatan sehingga dia bisa membangun negara ini,” tambahnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Related Posts

Add New Playlist