SUKABUMISATU.com – Warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikagetkan dengan munculnya seekor ular sanca saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, baru-baru ini. Minggu, (05/04/2026).
Ular berukuran sedang tersebut muncul dari saluran drainase atau gorong-gorong saat air mulai meluap ke badan jalan. Kejadian ini sempat terekam kamera warga dan memicu kepanikan sesaat di tengah kemacetan arus lalu lintas.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga berteriak memberi peringatan kepada pengendara, terutama sopir angkot yang tengah melintas agar berhati-hati.
”Oray badag tuh (ular besar itu), awas Mang! Di kolong angkot!” teriak salah seorang warga dalam rekaman video tersebut sembari menunjuk ke arah genangan air.
Ibu Yeni (40), salah seorang saksi mata sekaligus warga setempat, menuturkan bahwa kemunculan ular di lokasi tersebut bukanlah hal baru. Menurutnya, setiap kali terjadi hujan besar disertai angin kencang yang memicu banjir, ular sanca seringkali keluar dari persembunyiannya.
”Iya, biasa kalau hujan besar pasti ular sanca itu keluar. Ukurannya sih nggak terlalu besar, tapi cukup bikin kaget. Tadi keluarnya dari gorong-gorong pas air lagi banjir,” ujar Yeni kepada awak media.
Yeni menambahkan, kejadian serupa sudah terjadi berulang kali di titik yang sama. Ia mencatat setidaknya sudah ada lima kali kemunculan ular selama musim penghujan ini.
”Sudah ada dua atau tiga kali, malah ini mungkin yang kelima kalinya. Biasanya ada anggota (petugas/warga yang berani) yang nangkep, tapi tadi karena nggak ada orang, ularnya masuk lagi ke bawah mobil,” tambahnya.
Meskipun tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban atau warga yang terluka, kemunculan hewan melata ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Jalan Siliwangi Cibadak untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca ekstrem dan saluran air meluap.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal setelah hujan reda, namun warga tetap diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi kemunculan hewan liar dari saluran drainase saat banjir kembali melanda.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra












