Rabu,21 Februari 2024
Pukul: 15:05 WIB

Diduga Korban Begal, Motor Ojol Raib Digondol di Jalan Sukaraja-Cireunghas

Diduga Korban Begal, Motor Ojol Raib Digondol di Jalan Sukaraja-Cireunghas

Jumat, 24 Maret 2023
/ Pukul: 18:09 WIB
Jumat, 24 Maret 2023
Pukul 18:09 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Beredar video yang menyebutkan terjadinya aksi pembegalan di ruas Jalan Sukaraja-Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (24/3/2023) sekitar pukul 03:00 WIB.

Korban merupakan pengemudi ojek online berinisial AH (29 tahun) ditodong senjata tajam oleh penumpangnya sendiri.

Kapolsek Sukaraja Resor Sukabumi Kota, Kompol Dedi Suryadi, mengatakan awalnya AH mendapatkan orderan dari Terminal Lama Jubleg. Terduga pelaku meminta untuk diantar ke daerah Cireunghas tanpa melalui aplikasi (offline).

“Kalau pengakuan dia sekitar jam 03:00 dia dapat order. Awalnya dia di Jubleg, dapat order minta dianterin ke daerah Cireunghas, maunya offline tapi korban nggak mau, online aja karena cuma beda Rp4 ribu, akhirnya online,” kata Dedi

Baca Juga  KARS Survey Penilaian Akreditasi RSUD Palabuhanratu, Begini Pesan Bupati Marwan

Lebih lanjut, korban juga sempat mengisi bensin di Jalan Nangela. Pelaku pun disebut menawari pelaku sebatang rokok. Selain itu, gelagat pelaku juga cukup mencurigakan setelah menelpon temannya.

“Sempat nelpon temannya dan ngomong ‘saya geus dekeut’ (saya sudah dekat). Sekitar 50 meter di depan Pamoyanan ada motor aerox keluar dari sebelah kanan, dia ditodong pakai senjata tajam samurai (pendek),” tuturnya.

Kemudian, korban berusaha untuk menjatuhkan pelaku dengan menggilas jalan rusak atau lubang tapi pelaku justru berpegangan kepada korban. Terduga pelaku mendorong korban dan motor dibawa lari.

Baca Juga  Wabup Iyos Harapkan Verifikasi Akreditasi RSUD Sagaranten Peroleh Hasil Terbaik

“Dia lari ke arah Rampogan. TKP nya masuk ke (Polsek) Kebonpedes, kita merespons dan menerima laporan lalu kita arahkan korban ke Polsek Kebonpedes,” katanya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya akan melakukan peningkatan pengawasan. Dia menyebut, jika kawasan itu merupakan daerah rawan kejahatan

“Pasti (peningkatan pengawasan), kita kalau ada kejadian di suatu tempat maka itu sudah pasti daerah rawan sehingga jadi fokus ke lokasi tersebut. Apalagi ini kita menghadapi bulan suci Ramadan jangan justru dicoreng oleh orang Islam sendiri yang seharusnya dia beribadah malah berbuat jahat,” pungkasnya.

Baca Juga  Diancam Dibunuh, Kronologi Siswi SMK Bojonggenteng jadi Korban Begal

Reporter: Riza Fauzi | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor 

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)