Kamis,14 Mei 2026
Pukul: 14:01 WIB

Ratusan Orang Demo PT GSI 1, Warga Setempat tak Jadi Prioritas dan Isu Pungli Rp 15 Juta Mencuat

Ratusan Orang Demo PT GSI 1, Warga Setempat tak Jadi Prioritas dan Isu Pungli Rp 15 Juta Mencuat

Kamis, 25 April 2024
/ Pukul: 15:04 WIB
Kamis, 25 April 2024
Pukul 15:04 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Ratusan warga menggeruduk PT Glostar Indonesia (GSI) 1 yang berlokasi di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/04/2024). Aksi demo berlangsung memanas, warga sempat memblokir jalan utama.

Para pendemo hadir ke di aksi unjuk rasa bertajuk Gerakan Bojongraharja Memanggil itu. Mereka membawa selebaran-selebaran tulisan bernada kekecewaan terhadap PT GSI.

Koordinator Lapangan Aksi Gerakan Bojongraharja Memanggil, Dede Raka, mengatakan demonstrasi kali ini dilatarbelakangi sistem rekrutmen pekerja yang menurutnya dzolim.

“Saya berbicara dengan data, 16-18 April kemarin ada rekrutmen 317 pekerja. Dari Desa Bojongraharja yang terakomodir hanya 30 orang saja sehingga kami menyimpulkan terjadi adanya praktik-praktik tidak baik di dalam perusahaan,” ujar Dede kepada awak media.

Baca Juga  Sempat Hilang 4 Hari, Pria di Cikembar Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Karet

Dede mengaku punya bukti dan fakta mendasar atas tudingan itu. PT GSI 1 tidak memprioritaskan warga setempat, termasuk dari Desa Bojongraharja, sebagaimana mestinya.

Ia menjelaskan, ada sekitar 80 hingga 100 warga Desa Bojongraharja yang mendaftar untuk menjadi buruh di PT GSI 1. Dari jumlah tersebut hanya 30 orang warga Desa Bojongraharja yang diterima.

“Rekrutmen itu sudah beribu-ribu orang. Kami minta kepastian dari PT GSI agar mengakomodir warga setempat,” tegasnya.

Dede juga menyoroti soal isu pungli pada rekrutmen buruh di PT GSI. Menurut isu yang beredar, lanjut Dede, pungli rekrutmen di PT GSI 1 nilainya di kisaran Rp 5 juta hingga Rp 15 juta.

Baca Juga  Warga Ciambar Murka! Jalan Rusak Parah Kerap jadi Penyebab Kecelakaan tak Kunjung Diperbaiki

“Namun kaitan pungli, saya tidak bermain di situ. Di diduga Rp 5-15 juta. Akan tetapi saya tidak bisa menyampaikan statment lebih lanjut soal pungli karena masih dalam penanganan Saber Pungli Kabupaten Sukabumi,” kata dia.

Sementara itu, massa yang sempat memblokir jalan utama akhirnya kembali membuka akses setelah beberapa jam. Kades Bojongraharja, Henhen Suhendar, turun tangan dan ikut negosiasi dengan jajaran petinggi PT GSI 1.

“Jadi sementara warga dari yang 80 orang ini kita akan coba verifikasi dulu karena di sana itu ada warga yang emang sudah lolos. Ada 2-3 orang, tapi pas ada panggilan MCU dia tidak hadir. Kita akan minta itu tidak usah test lagi, tinggal nunggu jadwal MCU,” kata dia.

Baca Juga  Waduh! Janda Muda di Pabuaran Sukabumi jadi Korban Pungli Oknum Kepala KUA Cidadap

Henhen menambahkan, PT GSI 1 hanya menerima tenaga kerja dengan pendidikan terakhir mininal SMA sederajat. Ia tidak memungkiri masih ada beberapa warga yang dipaksakan masuk bekerja ke PT GSI Cikembar ini, dengan lulusan terakhir SMP sederajat.

“Mudah-mudahan seminggu ini bisa kelar. Sesuai yang dijanjikan PT GSI, awal Mei 2024 mereka akan langsung ada panggilan,” tambahnya.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Related Posts

Add New Playlist