News  

Terpaksa Tidur di Luar, Begini Kondisi Hotel Tempat Bupati Sukabumi Menginap saat Gempa Guncang Maroko

Foto: Istimewa

SUKABUMISATU.COMBupati Sukabumi, Marwan Hamami, bersama rombongan sedang berada di Maroko saat Negeri Magribi tersebut diguncang gempa 6,9 SR, Jumat (08/09/2023) malam. Sejumlah tamu di hotel tempat bupati menginap terpaksa tidur di luar ruangan.

Bupati Marwan dan rombongan tengah berada di wilayah Marrakesh untuk menghadiri undangan Konferensi Internasional ke-10 tentang Geopark Global UNESCO yang diselenggarakan oleh M’Goun UNESCO Global Geopark.

Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah di Maroko yang terdampak gempa. Pusat gempa sendiri berada di Pegunungan Atlas Tinggi, 71 km (44 mil) barat daya Marrakesh, pada kedalaman 18,5 km.

Baca Juga  Bupati Marwan: Budidaya Bonsai, Alamnya Terjaga Hobinya Terpelihara

Sekretaris Dinas Komunikasi, Infomatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, memastikan Bupati Marwan dan rombongan dalam kondisi baik.

“Memang penghuni hotel yang sama banyak tidur di luar hotel karena banyak retakan di bangunan hotel,” kata Herdy kepada sukabumisatu.com, Sabtu (09/09/2023).

Dari video yang diperoleh redaksi sukabumisatu.com, terlihat kondisi pagi hari pasca gempa di hotel tempat Bupati Marwan dan rombongan menginap. Sekilas, tidak terlihat kerusakan yang masif di bangunan hotel.

Terlihat beberapa orang pengunjung hotel tidur di luar ruangan hotel. Mereka memasang kasur di bagian luar hotel, termasuk di pinggiran kolam renang.

Baca Juga  Festival dan Pasar Leuweung di Kalapanunggal, Bupati Marwan: Potensi Durian Lokal Harus Dikembangkan

Beberapa orang terlihat masih berada di atas tempat tidur.

https://www.instagram.com/reel/Cw-IdeChXFx/?igshid=MzRlODBiNWFlZA==

 

Sementara itu Herdy meminta doa agar semua baik-baik saja. “Dan tidak ada gempa susulan besar sehingga semua bisa pulang ke tanah air dengan selamat,” kata dia.

Sementara itu, salah satu foto memperlihatkan Bupati Marwan sedang berfoto di depan menara Masjid Koutoubi di Marrakesh.

Berdasarkan informasi, masjid yang dibangun di abad 12 itu turut terdampak gempa. Menara masjid dikabarkan rusak dan rubuh.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *